VIVAnews - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan prioritas pemberantasan korupsi akan difokuskan pada fungsi pencegahan selama lima tahun ke depan.
Hal ini disampaikan dalam sambutan National Summit di kompleks Bidakara Jakarta, Kamis 29 Oktober 2009.
SBY sempat menyindir pemberantasan korupsi yang selama ini dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yaitu dengan penjebakan.
"(Jalan) masih panjang. Tapi tidakkah makin efektif. Dan bagi saya adalah mencegah korupsi. Jangan menjebak seseorang," ujar Presiden SBY yang juga besan dari Aulia Pohan yang terjerat kasus korupsi oleh KPK.
Cara pemberantasan korupsi dengan penjebakan, kata SBY, merupakan upaya yang kurang untuk mencegah terjadinya korupsi. "Negara rugi. Belum tentu yang dikorupsi bisa kembali," ucapnya.
Selain itu, SBY menganggap pemberantasan korupsi yang selama ini dilakukan memiliki proses hukum yang panjang. "Maka pemberantasan korupsi ke depan harus lebih mengutamakan pencegahan," tuturnya.