Korupsi
Dua Pimpinan KPK Ditahan

Kapolri Pertimbangkan Desakan Pemred

Pemred desak penangguhan penahanan. "Insya Allah akan kami pertimbangkan," kata Kapolri.

Senin, 2 November 2009, 16:35 WIB
Ita Lismawati F. Malau, Wenseslaus Manggut
Bibit Samad Riyanto&Chandra M Hamzah (VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)

VIVAnews - Para pemimpin redaksi berbagai media massa mendesak Kepala Kepolisian RI Jenderal Polisi Bambang Hendarso untuk menangguhkan penahanan dua pimpinan nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Rianto. Jawaban Kapolri?

"Insya Allah akan kami pertimbangkan," kata Kapolri dalam pertemuan para pemimpin redaksi, Tifatul Sembiring, dan Bambang Hendarso Danuri itu digelar di lantai 2, Departemen Komunikasi dan Informatika, Jakarta Pusat, Senin 2 November 2009.

Namun, Kapolri menegaskan pembebasan keduanya ditentukan oleh undang-undang. "Bukan karena desakan media masssa atau pihak lain," kata Bambang Hendarso. "Ini murni penyidikan."

Para pemimpin redaksi masih menggelar pertemuan tertutup dengan Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring bersama Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri.

Bibit dan Chandra ditahan di Markas Komando Brimob Kelapa Dua, Depok terkait dugaan penyalahgunaan kewenangan dan pemerasan.

Dugaan skenario dalam kasus keduanya mencuat pasca beredarnya transkrip rekaman seseorang bernama Anggodo Widjojo dengan sejumlah pihak, termasuk petinggi satu lembaga penegak hukum.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
hartono
02/11/2009
pemered seharusnya juga desak para anggota DPR untuk mengutuk israil yahudi . ingat Israil yahudi adalah syetahn syetahn manusia di dunia . tapi syethan itu banyak temannya . anda mau jadi teman syetahn !!!!!
Balas   • Laporkan
hartono
02/11/2009
apa mungkin pejabat KPK korupsi ???? ingat bahwa korupsi bukan karena niat tapi karena ada kesempatan . smg itu tdk terjadi pada pak bibit dan pak candra
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ