Korupsi
Dua Pimpinan KPK Ditahan

Rekaman Percakapan Anggodo-Yuliana Gunawan

Wanita yang diduga Yuliana Gunawan menyebut nama Presiden SBY.

Rabu, 4 November 2009, 09:01 WIB
Amril Amarullah
Sidang Rekaman Di MK (VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)

Please install the Flash Plugin

VIVAnews -- Anggodo adik koruptor Anggoro Widjojo yang menjadi aktor kuat yang terekam dalam isi percakapan yang dibuka Mahkamah Konstitusi (MK), Selasa 3 November 2009 kemarin, berkali-kali berbicara dengan seorang wanita yang diduga bernama Yuliana Gunawan.

Wanita yang diduga Yuliana Gunawan menyebut nama Presiden Susilo Bambang Yudhoyon (SBY) dalam percakapan tersebut. "Tadi pak Ritonga telepon, besok dia pijet di Depok, ketawa-ketawa dia, pokoknya harus ngomong apa adanya semua, ngarti? Kalau gak gitu, kita yang mati, soalnya sekarang dapat dukungan dari SBY, ngerti gak.?" ujar wanita dalam isi rekaman itu.

Wanita itu kembali berujar, bahwa semua dapat dukungan Pak Ritonga, yang jelas KPK nanti akan ditutup. "Kita semua, Pak Ritonga, pokoknya didukung , jadi KPK nanti ditutup, ngerti ga?," ujar wanita itu.

Rekaman yang dibuka sejak pukul 11.23 Wib ini, berlangsung selama 4,5 jam, dan dihadiri sejumlah tokoh, tampak duduk di barisan depan, duduk Adnan Buyung Nasution, Amir Syamsuddin, Todung Mulya Lubis, dan Koespramono Ihsan.

Sementara empat anggota TPF lainnya duduk di barisan belakangnya. Kedelapan anggota ini tampak serius, sesekali berbisik-bisik antar satu anggota dengan anggota lainnya. Entah apa yang mereka perbincangkan.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ