Korupsi
Kasus KPK

Dituntut Mundur, Hendarman Serahkan ke SBY

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus itu mengaku hanya taat asas dan prosedur.

Rabu, 4 November 2009, 10:24 WIB
Arry Anggadha, Fadila Fikriani Armadita
Jaksa Agung Hendarman Supandji & Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (Antara/ Widodo S Jusuf)

VIVAnews - Tuntutan agar Jaksa Agung Hendarman Supandji mundur dari jabatannya semakin menguat. Menanggapi tuntutan itu, Hendarman justru menyerahkan sepenuhnya keputusan itu ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Yang mengangkat dan mundurin saya bapak Presiden," kata Hendarman di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu 4 November 2009.

Ketika ditanya tanggapan dia secara pribadi, Hendarman enggan berkomentar panjang. Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus itu mengaku hanya taat asas dan prosedur.

"Saya tidak tinggal gelanggang colong playu (lari dari permasalahan)," kata dia. Semua permasalahan akan dihadapi. "Akan saya selesaikan sesuai prosedur yang ada," pungkas Hendarman.

Tuntutan agar Hendarman mundur terkait dengan kasus yang menimpa dua komisioner nonaktif KPK, Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah. Dalam rekaman yang diperdengarkan dalam sidang Mahkamah Konstitusi, diketahui dua anak buah Hendarman Abdul Hakim Ritonga dan Wisnu Subroto disebut-sebut terkait dalam kasus itu.

Khusus untuk Wisnu Subroto, mantan JAMIntel ini justru diketahui berhubungan dengan Anggodo Widjojo, adik Anggoro Widjojo--bos PT Masaro Radiokom yang juga adalah tersanga dan buronan kasus korupsi Sistem Komunikasi Radio Terpadu.

• VIVAnews
Rating
Komentar
nong
04/11/2009
Beginilah para pejabat yang urat malunya sdh pada putus & terbiasa munafik, sehingga jiwa kesatrianya diumpetin dibawah bantal...
Balas   • Laporkan
benikusman
04/11/2009
pecat Hendarman dan Bambang
Balas   • Laporkan
r.heriyanto bernadhi
04/11/2009
Yang terhormat Bapak KAPOLRI & JAKSA AGUNG, NABI MUHAMMAD SAW bersabda: MALU adalah sebagian dari IMAN... (semoga Bapak KAPOLRI & JAKSA AGUNG masih punya IMAN)
Balas   • Laporkan
ben hacq
04/11/2009
jelas dong terserah SBY, kegagalan dan kesalahan bawahan tidak terlepas dari tanggung jawab Pemimpin.
Balas   • Laporkan
ganang
04/11/2009
ini hukum man... jadi ya harus sesuai hukum. tukang hukum tulen dah.
Balas   • Laporkan
Ahmad
04/11/2009
Bukan masalah urusan Presiden, Tapi MASYARAKAT MAU LIHAT ELO MASIH PUNYA MALU ENGGA....
Balas   • Laporkan
may
04/11/2009
Bener2 ya di Indonesia ini gak ada budaya malu, ngga ada ksatria,... ngga ada pejabat yang rela mundur untuk mempertanggungjawabkan tugas,...
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ