VIVAnews - Pengusaha Anggodo Widjojo menjelaskan bahwa dia akan terus mengikuti proses hukum sampai selesai. Hal ini disampaikan Anggodo kepada Tim Independen Verifikasi Fakta dan Hukum atau Tim 8.
"Saya juga rakyat. Saya juga sama haknya dengan yang lain untuk mendapat keadilan," kata Anggodo saat diklarifikasi Tim 8 di kantor Dewan Pertimbangan Presiden, Kamis 5 November 2009. Dia diklarifikasi pasca pemutaran rekaman di Mahkamah Konstitusi, Selasa lalu yang diduga berisi skenario kriminalisasi atas dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Rianto.
Ketua Tim 8 Adnan Buyung Nasution kemudian meminta jaminan atas komitmen Anggodo tidak akan kabur. Menjawab jaminan itu, Anggodo menjelaskan dia sudah tidur di Mabes Polri dua malam terakhir.
"Dengan keadaan yang sekarang ini, mungkin teman-teman (Tim 8) juga takut. Kalau boleh, jika diizinkan malam ini saya tidur disini, di ruangan tadi," kata dia.
Dalam rekaman itu, seseorang yang diduga Anggodo melakukan percakapan dengan sejumlah pihak, termasuk petinggi di lembaga penegak hukum. Dugaan rekayasa dalam kasus Chandra-Bibit pun semakin menguat.