Korupsi
Kasus KPK

Kapolri: 2010 Tak Ada Lagi Polisi Aneh-aneh

Polri juga siap di omelin, di pecat bila terbukti bermain-main.

Jum'at, 6 November 2009, 06:36 WIB
Amril Amarullah, Suryanta Bakti Susila, Anggi Kusumadewi
Kapolri, Bambang Hendarso Danuri (ANTARA/Ismar Patrizki)

VIVAnews -- Kepala Polri Jenderal Bambang Hendarso Danuri menyatakan tekadnya untuk melakukan perubahan dalam internal polisi pada 2010 mendatang.

"Kami tidak ingin di 2010 ada lagi polisi yang aneh-aneh, buruk dan jelek," kata Kapolri Bambang Hendarso Danuri saat rapat dengan Komisi III DPR, Jumat, 6 November 2009 dini hari.

Karena, lanjut Kapolri, bila polisi melakukan perbuatan yang tidak baik, tentu polisi akan ditelanjangi habis-habisan di DPR. Karena itu, kedepan Polri bertekad mereformasi, memotifasi menjadi yang lebih baik.

Selain itu, Polri juga siap di omelin, di pecat bila terbukti bermain-main di belakang yang melanggar konstitusi.

"Kalau ada yang terbukti bermain, kami siap dipecat. Bahkan melalui pidana umum, tidak perlu melalui mekanisme disiplin dan etik profesi lagi," katanya.

Bambang mengatakan Polri membuka diri untuk diperiksa oleh tim penyelidik manapun agar kasus ini menjadi jelas. Hal ini, katanya, untuk membuktikan bahwa Polri berkomitmen untuk memberantas korupsi.

Dalam rapat itu juga Kabareskrim nonaktif Komisaris Jenderal Susno Duadji menyampaikan pembelaan. Dia membantah tuduhan menerima uang Rp 10 milyar terkait kasus Bank Century. Kasus inilah yang kemudian mengaitkan pimpinan KPK.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Gue gituloh
06/11/2009
Gue percaya kasus ini bentar lagi juga menguap, menghilang dipermukaan dan muncul dalam bentuk lain. Karena dari sejak perekrutan banyak atau hampir semua institusi ada pungutan. Dari situ saja sudah salah pembibitannya.
Balas   • Laporkan
Serse
06/11/2009
3 action yang sangat bisa membantu upaya bapak tersebut: 1. Bersihkan pengutil pengutil liar polantas, utamanya di jalan tol 2. Bersihkan serse serse dan intel intel polres/polsek yang berkeliaran jadi 'centeng' cafe/discoutiq/spa dsb. 3. Bersihk
Balas   • Laporkan
dina
06/11/2009
pak kapolri,tolong selalu ingat & buka hati nurani bapak & jajaran polri lainnya akan perjuangan para pahlawan membela kemerdekaan bangsa negara kita.mereka membayar kemerdekaan dg mengorbankan segalanya KECUALI HARGA DIRI.MOSOK KITA2 YG SDH MERDEKA INI B
Balas   • Laporkan
eny
06/11/2009
duh, penjara bisa penuh tuh', uda deh jangan obral omongan kau BHD!, rakyat nda butuh janji.Tapi realisasi. Nda perlu nunggu taon depan, yang mudah aja, di jalan2 polisi doyan memeras pengemudi kendaraan mobil/motor.Bukannya mengayomi. Sontoloyo!!!
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ