Kasus KPK
Hampir Sejuta Facebooker Dukung Bibit-Chandra
Dan pendukung di grup pendukung Bibit-Chandra ini terus bertambah setiap detik.
Jum'at, 6 November 2009, 08:17 WIB
Arfi Bambani Amri
Grup Facebook dukung pimpinan KPK non aktif Chandra Hamzah-Bibit Samad Riyanto (Antara/ Prasetyo Utomo)
VIVAnews - Pukul 08.15, Jumat 6 November 2009, pendukung dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi, Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah, di situs jaringan sosial Facebook mencapai 923.689 orang. Kurang 70-an ribu lagi menjelang angka 1.000.000 yang menjadi target pendiri Usman Yasin.
Angka ini diperoleh setelah delapan hari beredar di Facebook mulai saat Bibit-Chandra dijebloskan dalam ruang tahanan kepolisian. Selasa malam Bibit-Chandra telah ditangguhkan penahanannya dan sudah bisa pulang ke rumah, namun angka pendukung di grup bernama "Gerakan 1.000.000 Facebookers Dukung Chandra Hamzah & Bibit Samad Riyanto" ini justru semakin bertambah.
Grup Facebook ini diikuti sejumlah nama-nama terkenal mulai dari politisi, akademisi, jurnalis sampai artis. Dan pendukungnya terus bertambah setiap detik.
Apakah hari ini bisa menembus sejuta?
• VIVAnews
daud
14/11/2009
dukung kpk menegakkan yag hak, lawan korupsi lawan kkn.
rochman
13/11/2009
Ada yang bilang KPK juga manusia biasa bukan Malaikat sehingga tentu melakukan kesalahan. Semua orang tahu hal itu, namun kita juga telah melihat mereka yang pada awalnya melihat KPK sebagai tempat basah dan kepincut masuk kedalamnya tidak mampu bertahan
im
06/11/2009
sayang aku ndak punya facebook eh ngomong-ngomong yg ikutan ngerti benar ga sih akan permasalahn yg terjadi hhhhhh. bagi saya sangat membutuhkan elembaga hukum (kpk,polri,kejaksaan, MUI dll) tanpa mereka negara ini kacau dan hancur yg penting kita jgn sam
im
06/11/2009
sayang aku ndak punya facebook eh ngomong-ngomong yg ikutan ngerti benar ga sih akan permasalahn yg terjadi hhhhhh. bagi saya sangat membutuhkan elembaga hukum (kpk,polri,kejaksaan, MUI dll) tanpa mereka negara ini kacau dan hancur yg penting kita jgn sam
boemi
06/11/2009
semua ada dua sisi...ada yg baik ada jg yang tidak baik...Polri tidak semuanya buruk, yg buruk itu oknumnya, begitu jg dg KPK, tidak semuanya baik ada jg yg buruk....jd belum tentu KPK benar atau Polri salah..atau Polri benar, KPK salah.....
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar