Korupsi

Ary Muladi: Saya Masih Merasa Aman

Ary merasa dirinya belum perlu mendapat perlindungan khusus.

Sabtu, 7 November 2009, 10:54 WIB
Ismoko Widjaya, Aries Setiawan, Sandy Adam Mahaputra
Ary Muladi saat dipanggil TPF Bibit-Chandra (VIVAnews/Sandy Alam Mahaputra)

VIVAnews - Ary Muladi, saksi kunci kasus dugaan kriminalisasi dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah memberikan keterangan. Ary merasa dirinya belum perlu mendapat perlindungan khusus.

"Alhamdulillah kesehatan saya bagus, saya masih merasa aman," kata Ary Muladi di hadapan Tim 8, Gedung Dewan Pertimbangan Presiden, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Sabtu 7 November 2009.

Ketua Tim 8, Adnan Buyung, pun menawarkan perlindungan kepada pria yang diduga penghubung uang suap antara Anggodo Widjojo kepada dua pimpinan KPK ini. Tapi, tawaran itu ditolak Ary. "Untuk saat ini tidak perlu," ujar dia.

Saat Buyung menawarkan tempat tinggal untuk perlindungan, Ary juga belum merasa perlu.

Ary merupakan salah satu kunci pengungkapan kasus Bibit dan Chandra. Ary adalah teman dekat Anggodo Widjojo, adik tersangka korupsi KPK Anggoro Widjaja. Dalam kasus ini, Ary diduga berperan sebagai orang yang menyalurkan uang suap ke pejabat KPK.

Semalam, Adnan Buyung Nasution berharap, setelah mendapat keterangan dari Ary, kekaburan dalam proses pengungkapan dugaan kasus suap yang kemudian mengaitkan nama pimpinan non aktif KPK itu terang benderang.

ismoko.widjaya@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ