VIVAnews - Lima penyidik Markas Besar Polri (Mabes Polri) meluncur ke kantor Tim Independen Verifikasi Fakta dan Hukum kasus dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah.
Pantauan VIVAnews, lima penyidik itu berangkat dari Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu 7 November 2009, sekitar pukul 12.30 WIB.
Lima penyidik ini berangkat menggunakan satu mobil Toyota Alphard berwarna perak. Kelima penyidik itu berangkat untuk menghadiri gelar perkara di kantor Tim Pencari Fakta kasus Bibit-Chandra.
Salah satu pimpinan penyidik adalah Wakil Direktorat III Tindak Pidana Korupsi Komisaris Besar Polisi Benny Mokalu. "Siap, siap," kata Benny sebelum berangkat.
Nama Benny sendiri sempat disebut dalam rekaman dengan tokoh sentral Anggodo Widjojo, adik buron KPK Anggoro Widjojo. Tetapi, Benny meminta agar rekaman yang berdurasi 4,5 jam itu dibuktikan dulu.
"Harus dibuktikan dengan ahlinya," kata Benny, Rabu 4 November lalu. Meski demikian, Benny siap mendapat sanksi atau hukuman setimpal bila dalam pembuktian nanti dirinya bersalah. "Kalau saya salah, saya siap dihukum," ujar dia.
ismoko.widjaya@vivanews.com
• VIVAnews