Korupsi
Rekaman KPK

"Anggodo Tak Pernah Dengar Nama Yulianto"

"Anggodo dan Ary Muladi adalah sohib. Anggodo tidak pernah dengar nama Yulianto."

Sabtu, 7 November 2009, 19:06 WIB
Elin Yunita Kristanti
Bonaran Situmeang (Antara/ Yudhi Mahatma)

VIVAnews - Muncul nama baru dalam kemelut yang menjerat dua pimpinan  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif, Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah. Nama itu adalah Yulianto.

Keberadaan Yulianto diungkap saksi kunci kasus ini, Ary Muladi. Namun, pengacara Anggodo Widjojo, Bonaran Situmeang menyangsikannya.

"Anggodo dan Ary Muladi adalah sohib. Anggodo tidak pernah dengar nama Yulianto," kata Bonaran dalam perbincangan di tvOne, Sabtu 7 November 2009 malam.

Apalagi, jelas Bonaran, Anggodo dan Ary Muladi berkantor di lantai yang sama di Gedung Masaro. "Berkantor dalam rangka manajemen kasus ini," kata Bonaran.

Ditambahkan dia, menurut Anggodo, Ary pernah menghubungi seseorang yang kedengarannya adalah Ade Raharja, Deputi Penindakan KPK.

"Nama Yulianto baru muncul kenapa Ary ditahan di Mabes," tambah dia.

Nama Yulianto muncul setelah Ary mencabut kesaksiannya dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Dalam kesaksian terakhirnya, Ary mengaku berbohong telah menyerahkan uang dari Anggodo Widjoyo -adik buronan kasus korupsi Anggoro Widjoyo- langsung kepada Bibit dan Chandra.

Ary meralat kesaksiannya, bahwa uang itu ia serahkan kepada pimpinan KPK melalui jasa seseorang bernama Yulianto.

"Yulianto itu orang yang cukup kenal dengan petinggi KPK, dan salah satunya Ade Raharja. Uang itu akan diteruskan ke bibit dan chandra," ujar Ary Muladi.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ