Korupsi
Ary Muladi:

"Saya Tidak Telepon Ade Raharja, Tapi Anto"

Ary mengungkapkan dia sengaja menyembunyikan sosok Yulianto dari Anggodo.

Sabtu, 7 November 2009, 19:21 WIB
Elin Yunita Kristanti
  (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Saksi kunci kasus yang menjerat dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif, Ary Muladi menyebutkan nama baru yang terlibat, Yulianto.

Ary mengatakan dia memberikan uang dari Anggodo Widjojo yang ditujukan kepada para pimpinan KPK, kepada Yulianto. Ary mengungkapkan dia sengaja menyembunyikan sosok Yulianto dari Anggodo.

"Saya tidak mengatakan terus terang, supaya di mata Anggodo, saya tetap yang punya hubungan ke mana-nama," kata Ary Muladi dalam perbincangan di tvOne, Sabtu 7 November 2009 malam. 

Ary Muladi juga membantah bahwa dia pernah menelepon Deputi Penindakan KPK, Ade Raharja di depan Anggodo.

"Saya di depan Anggodo tidak bilang ini Ade. Saya di depan dia telpon pada Anto [Yulianto], tidak pernah saya bilang ini Ade Rahardja," kata Ary Muladi.

"Saya jelaskan seolah-olah [pada] Ade Rahardja," tambah dia.

Nama Yulianto muncul setelah Ary mencabut kesaksiannya dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Dalam kesaksian terakhirnya, Ary mengaku berbohong telah menyerahkan uang dari Anggodo Widjoyo -adik buronan kasus korupsi Anggoro Widjoyo- langsung kepada Bibit dan Chandra.

Ary meralat kesaksiannya, bahwa uang itu ia serahkan kepada pimpinan KPK melalui jasa seseorang bernama Yulianto.

Kata Ary, Yulianto itu orang yang cukup kenal dengan petinggi KPK, dan salah satunya Ade Raharja.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
AGUS
07/11/2009
Kita rakyat kecil tapi hati kita lebih besar dari hati para pejabat disana. Insaffffff
Balas   • Laporkan
Pemerhati
07/11/2009
AM memang dibayar untuk perannya sebagai "Sang Penyuap" dalam sinetron komedi kejar tayang CICAK vs BUAYA. Ini terlihat dari adanya transfer dari rekening Anggoro ke AM di PPATK. Tugasnya cukup menandatangani bukti serah terima uang tunai dari Anggodo ke
Balas   • Laporkan
Eko Warisdiono
07/11/2009
Ayo berlomba lombahal dalam kebenaran. Niscaya hidup Anda nikmat, indah dan berkah. Jangan bohongi kebenaran, karena kebenaran akan tetap abadi dan ada.
Balas   • Laporkan
Bonbon
07/11/2009
Ary Muladi iki anake sopo tho rek rek?? bikin tambah ruwet aja pake acara bo'ong2an segala.. tak bilangin ke ortumu biar dijewer kamu!
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ