Korupsi
Rekaman KPK

Antasari Bantah Testimoni Miliknya

Testimoni yang selama ini disebutkan dari saya, sebenarnya itu adalah testimoninya Anggoro

Minggu, 8 November 2009, 16:12 WIB
Siswanto, Yudho Rahardjo
  (Antara/ Widodo S Jusuf)

VIVAnews – Mantan Ketua KPK Antasari Azhar membantah testimoni yang menyebut ada aliran suap ke pejabat KPK berasal dari dia. Testimoni dikatakan berasal dari tersangka korupsi Anggoro Widjojo kepada Antasari yang kemudian ditemukan di laptop Antasari ketika ditahan dalam kasus pembunuhan Direktur Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen.

“Testimoni yang selama ini disebutkan dari saya, sebenarnya itu adalah testimoninya Anggoro kepada saya,” kata Antasari usai diperiksa Tim 8 di Kantor Dewan Pertimbangan Presiden, Minggu 8 November 2009.

Kemudian Antasari mengungkapkan kronologis bagaimana rekaman testimoni bos PT Masaro Radiokom itu bisa berada di komputer pribadinya dan kelak meledakkan kasus dugaan suap pejabat KPK.

Dimulai pada Oktober tahun lalu. Pada waktu itu Antasari mendapat informasi bahwa penanganan kasus tersangka korupsi Anggoro Widjaja tidak akan diteruskan. Setelah mendengar info itu, Antasari berangkat ke Singapura untuk mendengarkan pengakuan Anggoro.

“Di sana Anggoro cerita bla bla bla… intinya bagaimana agar saya yakin ada suap di KPK,” katanya.

Setelah pertemuan dengan Anggoro, Antasari menelusurinya karena dia curiga Anggoro hanya mengada-ada. Antasari bertemu dengan Aru Ary Muladi di Malang, Jawa Timur. Di sana, Ari menguatkan adanya aliran uang suap  ke oknum pimpinan KPK. Ary menjelaskan bagaimana rincian penyerahan uang ke pejabat KPK.

“Tapi saya belum yakin, karena pada waktu itu di KPK masih dilakukan penyelidikan kasus itu. Kemudian, saya terus mencari informasi,” katanya.

Tapi, kata Antasari, belum sampai selesai pendalaman kasus itu, Antasari sudah sudah dijadikan tersangka dan ditahan karena kasus pembunuhan.

“Sejak itu saya tidak tahu perkembangannya. Nah, dalam penahanan itu ditemukanlah rekaman di laptop saya.”

Antara lain rekaman hasil pertemuan Antasari dengan Anggoro di Singapura.

“Penyidik tanya ke saya. Konteknya apa (pertemuan dengan Anggoro). Maka saya jelaskan. Nah, testimoni di laptop saya itulah testimoninya Anggoro.”

Dan kasus pun berlanjut sampai penahanan Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah karena dugaan penyalahgunaan wewenang dan suap.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ