VIVAnews - Solidaritas Penggiat Alam Terbuka Jakarta punya cara unik untuk menggabungkan peringatan Hari Pahlawan dengan dukungan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Aktivis lingkungan ini akan membawa bendera merah putih ke Gedung KPK di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta pada pagi ini, Senin 10 November 2009.
Bendera akan dibawa menggunakan perahu karet dari pintu air Manggarai pada pukul 09.00. Kemudian, bendera akan diiringi rombongan Barongsai sampai ke Gedung KPK sekitar pukul 11.00.
Gerakan ini selain mendukung pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK, juga untuk pelestarian lingkungan dan pluralisme untuk mewujudkan bangsa Indonesia yang kuat, kokoh, dan berwibawa.
Menurut data laman Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, aksi di KPK tersebut akan mengambil rute Pintu Air Manggarai - Kali Ciliwung -Dermaga Halimun-Menara Imperium-Kantor KPK.
Dukungan ke Komisi Pemberantasan Korupsi naik tajam pasca ditetapkannya dua pimpinan KPK nonaktif, Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah.
Polri bahkan menahan keduanya pada Kamis 29 Oktober 2009, sebelum akhirnya memberikan penangguhan penahanan pada Bibit dan Chandra.
Bibit dan Chandra ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan kewenangan dan pemerasan. Keduanya dijerat Pasal 12e UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Mereka diduga telah menyalahgunakan kewenangannya saat mencekal bos PT Masaro Radiocom Anggoro Widjojo dan mencabut cekal bos PT Era Giat Prima Joko Soegiarto Tjandra.