Korupsi
Berita Rekaman Anggodo

Wakabareskrim: Saya Tanya Dulu Penyidiknya

Markas Besar (Mabes) Polri belum bisa memberikan keterangan terkait informasi itu.

Kamis, 19 November 2009, 18:09 WIB
Ismoko Widjaya, Desy Afrianti
Anggodo Widjojo (VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)

Please install the Flash Plugin

VIVAnews - Redaksi harian Kompas dipanggil Markas Besar Polri terkait pemberitaan pemutaran rekaman percakapan antara pengusah Anggodo Widjojo dengan sejumlah orang. Markas Besar (Mabes) Polri belum bisa memberikan keterangan terkait informasi itu.

"Nanti, saya mohon waktu untuk menanyakan dulu kepada penyidiknya," kata Wakil Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri Inspektur Jenderal Dik Dik Mulyana Arif kepada VIVAnews, Kamis 19 November 2009.

Meski demikian, Dik Dik tidak membenarkan atau membantah soal pemanggilan kepada Kompas yang akan dilakukan besok, Jumat 20 November 2009 itu.

Sebelumnya, Redaktur Pelaksana Kompas Budiman Tanuredjo dalam perbincangan dengan VIVAnews mengatakan, surat panggilan itu datang ke meja redaksi Kompas sore ini, 19 November 2009. Dalam surat panggilan tercantum tanggal 18 November 2009.

"Dengan perihal permohonan keterangan untuk menjelaskan pemberitaan tentang transkrip rekaman pembicaraan telepon antara Anggodo Widjojo, dengan orang yang telah diperdengarkan di sidang MK," kata Budiman.

Surat panggilan yang masuk ke redaksi Kompas itu ditandatangani Direktur II Ekonomi dan Khusus Badan Reserse dan Kriminal Markas Besar Polri, Komisaris Besar Polisi Raja Erizman. "Jika dipanggil, kita akan datang," kata Budiman lagi.


ismoko.widjaya@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ