Korupsi
Koordinator Kontras, Usman Hamid

Internal Polri yang Permalukan Polri Sendiri

Ada anak buah Kapolri yang mengambil langkah yang tidak sesuai.

Jum'at, 20 November 2009, 16:12 WIB
Ismoko Widjaya, Aries Setiawan
Usman Hamid (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Markas Besar Polri memanggil dan meminta keterangan redaksi harian Kompas dan Seputar Indonesia. Pemanggilan media ini disinyalir ada permasalah internal di dalam tubuh polisi.

"Saya curiga ada problem internal di dalam Polri," kata Koordinator Kontras, Usman Hamid, usai diskusi di Gedung PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat 20 November 2009.

Usman menduga, ada anak buah Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri yang mengambil langkah yang tidak sesuai, dan tidak memperhatikan nama baik Polri.

"Saya melihat, di internal Polri ada yang mempermalukan Polri sendiri," ujar Usman. "Saya yakin, Kapolri tidak tahu hal ini. Menurut saya, Bambang Hendarso ini capable. Tapi di belakangnya dia, kita tidak tahu."

Usman menilai, bila alasan pemanggilan media itu berdasarkan laporan Anggodo Widjojo, maka itu sudah masuk kategori kriminalisasi pers.

Siang tadi, dua petinggi redaksi harian Kompas dan koran Seputar Indonesia memenuhi panggilan Mabes Polri. Pemanggilan itu terkait pemberitaan pemutaran rekaman percakapan Anggodo Widjojo dengan sejumlah orang.

ismoko.widjaya@vivanews.com

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ