VIVAnews - Kepala Badan Reserse dan Kriminal Markas Besar (Mabes) Polri Komisaris Jenderal Susno Duadji mendapat dukungan. Dua orang tiba-tiba membagikan selebaran bertuliskan Gerakan Makar dan Sesat NII KW-9/Ma'had Al Zaytun.
Dua pria itu menghampiri sejumlah wartawan yang berada di Gedung Badan Reserse dan Kriminal Polri, Jakarta Selatan, Senin 23 November 2009.
Mereka membagikan selebaran berisi satu halaman soal pernyataan sikap mendukung Susno. Judul selebaran itu, "Dukungan Moral untuk Susno Duadji dan Polri" dari organsasi yang mengaku korban aliran sesat NII KW-9.
Isi selebaran itu bahkan berisi pernyataan yang sedikit kurang tepat. Mereka meminta Kejaksaan Agung untuk mempertahankan Susno Duadji menjadi Kepala Bareskrim. Padahal, Susno bukanlah staf Kejaksaan Agung.
Dalam pernyataan lainnya, mereka mendoakan Susno Duadji untuk tetap tegar. "Mendoakan kepada Komjen Susno Duadji mendapatkan kekuatan lahir dan batin dari Allah. Terutama menggerakkan Mabes Polri menindak tegas gerakan NII KW-9," tulis pernyataan itu.
Selebaran itu ditandatangani peneliti LPPI Taufik Hidayat, Wakil Orang Tua Korban NII Hj Syariffah Fauziah, Sukanto dari aliansi mahasiswa untuk korban NII KW-9, Kurniawan dari www.nii-crisicenter.com, Eva Sofia Dona yang juga Wakil Jubir korban dari kalangan anak dan perempuan.
Dua pria yang membagikan selebaran itu pun langsung pergi. Salah seorang diantaranya pernah membagikan selebaran juga tentang NII di Mabes Polri. Saat itu dia membagikan selebaran pernyataan sikap soal pemberantasan teroris.
ismoko.widjaya@vivanews.com