Korupsi
Kasus KPK

MS Kaban Mengaku Sudah Maafkan Kapolri

Kapolri cukup meminta maaf kepada keluarga Cak Nur. "Karena mereka yang lebih terpukul."

Selasa, 24 November 2009, 16:14 WIB
Arry Anggadha, Yudho Rahardjo
MS Kaban Diperiksa KPK (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Malam Sambat Kaban mengaku sudah memaafkan Kepala Kepolisian RI, Jenderal Bambang Hendarso Danuri. Hal ini terkait dengan disangkutpautkannya dalam kasus Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah.

"Saya sudah jauh-jauh sebelumnya memafkan," kata Kaban di Gedung KPK, Jakarta, Selasa 24 November 2009. "Tida ada dendam."

Sebelumnya, dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi III, Kapolri menyebutkan inisial 'N' sebagai tokoh masyarakat yang sudah almarhum yang membuat pimpinan KPK nonaktif Chandra M Hamzah dinilai enggan memeriksa MS Kaban terkait suap Rp 17,6 miliar dari bos PT Masaro, Anggoro Widjojo.

N diduga Nurcholish Madjid yang merupakan ayah Nadya Madjid, mantan istri Chandra. MS Kaban diduga orang yang mengenalkan Chandra dengan Nadya. Namun ucapan Kapolri ini membuat keluarga berang.

Menurut Kaban, Kapolri cukup meminta maaf kepada keluarga Cak Nur saja. "Karena mereka yang lebih terpukul," ujar mantan Menteri Kehutanan ini.

Kapolri sendiri sudah meminta maaf kepada keluarga almarhum Cak Nur pada pekan lalu. Istir Cak Nur, Omi Komaria Madjid, mengungkapkan Kapolri mengucapkan kata maaf, dengan kepala yang tertunduk. "Saya berpikir ini orang seperti bukan Polisi. Benar-benar memperlihatkan penyesalan," ucap Omi.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ