Korupsi
Sorot Edisi 59

45 Menit di Wisma Negara

Merebak cerita desakan mundur Bibit-Chandra untuk mengimbangi Polri dan Kejaksaan.

Senin, 30 November 2009, 10:52 WIB
Nurlis E. Meuko
Bibit-Chandra Beri Informasi ke Tim 8 : Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews -- Akhirnya terjadilah sebuah pertemuan penting antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Bibit-Chandra (dua pemimpin nonaktir Komisi Pemberantasan Korupsi). Bertempat di Wisma Negara, Jakarta Pusat, SBY menerima mereka pada Senin pekan lalu. Tetapi hingga kini, masyarakat masih bertanya-tanya apa inti pertemuan itu sebenarnya?

Apalagi, setelah itu merebak pula rumor bahwa presiden menginingkan Bibit dan Chandra mengundurkan diri dari jabatan pimpinan KPK. Isu itu menyebutkan, permintaan mundur itu adalah untuk menjaga keseimbangan antara KPK-Polri-Kejaksaan. Sebab dua petinggi di Polri dan Kejaksaan Agung juga sudah tak lagi menjabat, yaitu Komjen Susno Duadji yang digeser dari jabatan Kepala Bareskrim Polri, dan AH Ritonga yang mundur dari jabatan Wakil Kejaksaan Agung.

Benarkah begitu? Silahkan klik "45 Menit di Wisma Negara"



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ