Korupsi
RPP Penyadapan

Menkominfo Bantah Intervensi Hukum

Penyadapan yang dilakukan harus memperoleh izin dari pengadilan.

Kamis, 3 Desember 2009, 14:32 WIB
Ita Lismawati F. Malau, Eko Huda S
Tifatul Sembiring (PKS)

VIVAnews - Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring menyatakan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Penyadapan tidak dimaksudkan untuk melakukan intervensi jalanya penegakan hukum. Dia mengatakan RPP itu hanya untuk memperjelas kewenangan masing-masing lembaga yang memiliki kewenangan melakukan penyadapan, yakni Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan, dan Kepolisian.

"Tidak (intervensi). Kan cuma mengatur karena sebelumnya patut diduga sudah terjadi, bisa terjadi, saling sadap antar instansi," kata Tifatul di Balai Kartini, Jakarta, Kamis, 3 Desember 2009. "Ini yang tidak kita inginkan."

Menurut dia, yang terjadi selama ini seluruh aparat penegak hukum merasa punya kewenangan. "Itulah kenapa mereka punya penyadapan," kata dia. "Penyadapan langsung dengan operator-operator telekomunikasi," tambah dia.

Dia mengatakan, rancangan peraturan penyadapan ini seperti peraturan yang berlaku di negara-negara lain. Dimana tidak ada penyadapan antar instansi. "Peraturannya harus dibuat, diatur supaya rapi," kata dia.

Menurut dia, penyadapan yang dilakukan oleh masing-masing instansi harus memperoleh izin dari pengadilan. KPK, lanjut dia, harus izin ke pengadilan tipikor. "Kalau polisi dan kejaksaan izinnya pengadilan negeri atau pengadilan tinggi," kata dia.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
la kabala
04/12/2009
Tifatul sembiring yth, saya adalah pendukung PKS, dan sangat kecewa dgn tindakan anda u/ mengkerdilkan peran KPK dengan membatasi kinerjanya mereka, sadarlah kekuasaan yg anda pegang skrg ini adalah amanah dr Yang Maha Kuasa, bukan pemberian SBY semata..
Balas   • Laporkan
antho
03/12/2009
“Sesungguhnya menjelang hari Kiamat terdapat tahun-tahun yang menipu, orang yang berkhianat diberi amanat, orang yang terpercaya dianggap khianat, orang yang berdusta dipercaya, orang yang jujur didustakan, dan ruwaibidhah akan berbicara.” Para sahabat be
Balas   • Laporkan
andi
03/12/2009
politisi ternyata sama aja, kehilangan harga diri dan hati nurani begitu mendapat kekuasaan, buat Tifatul Sembiring, aku kecewa berat..
Balas   • Laporkan
andi
03/12/2009
politisi ternyata sama aja, kehilangan harga diri dan hati nurani begitu mendapat kekuasaan, buat Tifatul Sembiring, aku kecewa berat..
Balas   • Laporkan
Herry S
03/12/2009
Penyadapan kan rahasia, mosok musti minta ijin? trus dapet sadapan apa setelah dapat ijin?????? Getah karet kali..
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau