VIVAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan bertemu dengan Kepolisian RI untuk memberikan masukan berkenaan dengan hasil survei integritas yang menempatkan Polisi di nilai terendah.
"Kita akan bertemu secepatnya, paling lambat awal tahun depan," kata Wakil Ketua Bidang Pencegahan KPK, Haryono Umar, saat dihubungi di Jakarta, Rabu 23 Desember 2009.
Berdasarkan hasil survey integritas, instansi Polri berada pada urutan terendah. Polri mendapatkan skor 5,71.
Sedangkan tiga pelayanan Polri juga memiliki skor integritas yang rendah. Tiga pelayanan publik itu adalah pembuatan dan perpanjangan SIM, surat keterangan catatan kepolisian, serta layanan pengaduan ke polisi.
Haryono menjelaskan pertemuan tersebut sebagai bentuk koordinasi. Karena tidak seluruhnya institusi kepolisan itu buruk, namun hanya unit-unti tertentu yang pelayanan publiknya dinilai buruk oleh masyarakat sehinga berakibat pada buruknya penilaian terhadap institusi.
Haryono juga menjelaskan selain dengan pihak kepolisian, KPK juga akan bertemu dan berkoordinasi dengan pihak-pihak lain yang berdasarkan hasil survei integritas KPK dinilai masih rendah integritasnya.