Korupsi
Survey Integritas KPK

Depkominfo Tempati Posisi Keempat Terburuk

Depkominfo memperoleh nilai 6,05 sedangkan nilai rata-rata 6,50.

Selasa, 29 Desember 2009, 15:54 WIB
Arry Anggadha, Muhammad Chandrataruna
Menkominfo dan KPK Bahas RPP Penyadapan : Tifatul Sembiring dan Tumpak HP (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Departemen Komunikasi dan Informatika menempati urutan keempat terburuk integritasnya. Menteri Tifatul Sembiring pun mengucapkan terima kasih kepada Komisi Pemberantasan Korupsi atas survei integritas yang digelarnya itu.

"Berterima kasih kepada KPK karena sudah dikatakan tempat terburuk," kata Tifatul di Depkominfo, Jakarta, Selasa 29 Desember 2009.

Dalam survei integritas KPK, disebutkan Depkominfo berada di urutan keempat dari lembaga yang memiliki integritas terendah dalam pelayanan publik. Depkominfo memperoleh nilai 6,05.

Menurut mantan Presiden PKS ini, survei integritas KPK itu dapat dijadikan bahan evaluasi bagi perbaikan Depkominfo. "Sehingga kita bisa mengetahui satu feedback negatif kita untuk bisa menjalani ke depan," ujarnya.

Nilai rata-rata integritas sektor publik nasional adalah 6,50, dengan perincian rata-rata integritas di tingkat pusat 6,64.

Rata-rata nilai integritas sektor publik di tingkat pemerintahan provinsi adalah 6,18 dan rata-rata nilai integritas di tingkat pemerintahan kabupaten atau kota adalah 6,46.

Survey mulai dilakukan oleh KPK mulai bulan April hingga September 2009. Survey dilakukan terhadap 371 unit layanan yang berada di 98 instansi yang terdiri dari 39 instansi tingkat pusat, 10 pemerintah provinsi, dan 49 pemerintah kota/kabupaten.

Survey melibatkan 11.413 orang pengguna layanan. Jumlah responden ini terdiri dari 4.592 orang di tingkat pusat, 1.039 orang responden di tingkat pemprov, dan 5.782 orang responden di tingkatr pemkot/pemkab. Seluruh responden merupakan pengguna langsung dari layanan publik yang disurvei.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ