Korupsi

KPK Tolak Mobil Dinas Baru

KPK menilai mobil dinas itu kemahalan dan tidak mendukung produksi dalam negeri.

Selasa, 29 Desember 2009, 18:22 WIB
Arfi Bambani Amri, Yudho Rahardjo
Mobil Dinas Baru Untuk Menteri (ANTARA/Widodo S. Jusuf)

VIVAnews - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi tidak akan menerima mobil baru yang dianggarkan untuk para pejabat negara. Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bidang Pencegahan, Haryono Umar, mengatakan tetap akan memakai mobil lama.
 
"Walaupun itu sudah masuk pos APBN, tapi pimpinan KPK tidak akan menerima," ujar Haryono di kantor KPK, Jakarta, Selasa 29 Desember 2009.
 
Haryono menyarankan sebaiknya mobil dinas yang digunakan adalah Toyota Innova. Menurutnya, selain kualitas Toyota Innova bagus, juga merupakan produk industri dalam negeri.

Mobil dinas baru ini adalah Toyota Crown Royal Saloon yang diperkirakan berharga Rp 1,3 miliar. Sejak Senin kemarin, Sekretariat Negara membagi-bagikan 150 unit mobil itu kepada para pejabat tinggi negara. Tidak hanya para menteri, pimpinan dewan juga mendapat jatah yang sama.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
sadar diri
02/01/2010
jawaban2 para menteri tentang pengadaan mobil2 baru ini benar2 menjijikan...bukannya ngurusin rakyat,,ditambah lagi minta naik gaji di 2010,,wah,,ga ada harapan wat indonesia klo pemimpinnya gini.....
Balas   • Laporkan
andrean
31/12/2009
ooh, bangsaku...sampaikapan ini akan terus terjadi...
Balas   • Laporkan
adetyo
30/12/2009
asli Ironic Indeed..."
Balas   • Laporkan
Hendry Wijaya
30/12/2009
kenapa gak pake becak aja...kan lebih murah tuh
Balas   • Laporkan
zee-zhe
30/12/2009
indonesia kan masih bnyak maslah yg hrus diselesaikan...... seperti kemiskinan para rakyat jelata untuk lbh di pikirkan agar kehidupan mrk setidaknya lbh baik... n angaran sebsar itu lbh baik dialokasikan keyg lbh baik..... lbh bermanfat dan yg lbh memba
Balas   • Laporkan
jie rahmad
30/12/2009
PRESIDENNYA GA MUTU WAKILNYA GA MUTU MENTERINYA GA MUTU PEJABATNYA GA MUTU DEWANNYA GA MUTU APARATNYA GA MUTU SO PASTI MENGHASILKAN KEBIJAKAN YG GA MUTU LOGIS TOH!!!
Balas   • Laporkan
Tjok
30/12/2009
mmm...ternyata selama ini aku bayar pajak salah satunya dinikmati dengan cara demikian yaa...gmn rakyat semangat bayar pajak..uangnya dipakai untuk yang "aneh-aneh" macam gini. Woooi sadaaar!! masih banyak rakyat miskin banyak yang sekolah tanpa meja, ged
Balas   • Laporkan
Sri Lestari
30/12/2009
Semoga sikap dan prinsip KPK tsb tidak luntur dimakan waktu, dan semoga sikap tersebut menular ke pejabat2 tinggi yang lain (amiiin....)
Balas   • Laporkan
Gana
30/12/2009
Bagaimana jadinya negara Indonesia tercinta kalau para pejabatnya masih mata duitan dan hidup bermewah-mewah. Tanpa melihat rakyat miskin yang hidupnya semakin menderita. Ohhh duinia - oohh IndonesiaKU........
Balas   • Laporkan
Panca
30/12/2009
miris... miris banget.... MANA HATI NURANIMU wahai penguasaaaaaaa! salut buat KPK... harus dicontoh oleh semua yang menganku ketua wakilnya rakyat... (mewakili rakyat kok sejahteranya saja)
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ