Korupsi

2010, KPK Jangan Seperti Siput

ICW memberi kado dua ekor siput kepada pimpinan KPK, Bibit Samad Rianto.

Rabu, 30 Desember 2009, 16:05 WIB
Arry Anggadha, Mohammad Adam
  (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Genap berusia 6 tahun, Komisi Pemberantasan Korupsi diberi kado siput oleh Indonesia Corruption Watch. Hal merupakan pesan agar ke depan KPK mesti lebih meningkatkan lagi kinerjanya.

"KPK harus bisa lebih tingkatkan kinerja memberantas korupsi, jangan lamban seperti siput," kata Wakil Koordinator ICW Emmerson Yuntho saat menyerahkan dua ekor siput kepada pimpinan KPK, di Kantor KPK, Jakarta, Rabu 30 Desember 2009. Dua siput itu diterima langsung Wakil Ketua Bidang Penindakan KPK, Bibid Samad Rianto,

Meski memahami tahun 2009 merupakan tahun yang berat bagi KPK, namun ICW mengharap semangat dan kinerja KPK dalam memberantas korupsi tidak boleh melemah apalagi pudar.

Oleh karena itu, ICW meminta KPK pada 2010 mendatang agar melakukan pembenahan internal, evaluasi khusus perbaikan strategi, dan menuntaskan kasus yang belum tuntas.

Terkait pembenahan internal, ICW merekomendasikan agar KPK memulainya dari bagian direktorat penindakan. Bagian ini berpotensi membuat KPK mengalami 'pelemahan dari dalam', sehingga kerja KPK lambat. "Jangan sampai ada duri dalam daging, sebaiknya KPK lakukan pembersihan terutama dibagian penindakan," kata Febridianyah.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Anggomo
12/01/2010
Kayaknya sejak bibit dan chandra ketemu "The Number One" dalam "enam mata",KPK jadi "LETOY", ingat masyarakat mengikuti terus perkembangan - nya, jangan sampai KPK diamputa- si, dan disaingi oleh lembaga yang baru DIA bentuk.
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ