Bos Bank Mandiri Bela Boediono - Sri Mulyani
Masyarakat perbankan Indonesia merasa berhutang kepada pemerintah karena bail-out Century.
Senin, 1 Maret 2010, 15:57 WIB
Heri Susanto, Nur Farida Ahniar
Menkeu Sri Mulyani dan Boediono (antara)
VIVAnews - Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk membela mantan Gubernur BI Boediono dan Menkeu Sri Mulyani Indrawati dalam pengambilan keputusan bail-out Bank Century.
"Kami melihat bahwa pada saat bail-out Century diajukan, kami menyimak bahwa bapak ibu di KSSK itu sama sekali tak tahu tentang kondisi Bank Century sebelumnya karena datanya ada di BI," ujar Agus mewakili para bankir di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 1 Maret 2010.
KSSK adalah Komite Stabilitas Sistem Keuangan yang dipimpin oleh Menkeu Sri Mulyani dan beranggotakan Gubernur BI Boediono. Agus adalah salah satu saksi kunci saat keputusan bail-out diambil pada rapat penting 21 November 2008.
Agus berkeyakinan bahwa Century memang harus diselamatkan. Bahkan, dia mewakili masyarakat perbankan Indonesia merasa berhutang kepada pemerintah karena berani mengambil keputusan bail-out Century.
"Kami yakin kalau tak diputuskan situasi akan menjadi sangat buruk, kalau ada kelemahan kami paham dan kami berharap bisa selesai, tak menjadi sesuatu yang terus menguras energi kita," katanya.
Dia mengatakan masyarakat perbankan akan menghormati proses hukum dan politik. Tetapi, para bankir sangat prihatin karena Indonesia yang bisa berkembang baik dalam lima tahun terakhir justru berdebat secara terus menerus yang menguras energi dan waktu.
"Kami sampaikan dari hati tulus, kami ikuti proses yang ada," kata dia. Jika Century pernah bermasalah, para bankir setuju dipermasalahkan, itu satu masalah yang harus dipisahkan dengan kebijakan pemerintah, yang menyatakan sebagai bank gagal berdampak sistemik.
andri
03/03/2010
Pak Boediono dan Bu Sri itu orang2 yang pinter dan punya idealisme, jadi siapa dong yang nyuruh beliau2 mengambil keputusan bail out bank century tanpa didasari data yang akurat dan lengkap, jadi pasti orang yang nyuruhnya bukan orang sembarangan, coba te
cantrix
02/03/2010
bener Pak setuju.... mending segera bekerja benahi negara ini dan kita dukung pemerintah dengan sepenuh hati.ojok ngomong tok yg nggak ada ujung pangkalnya.
Kalo pikiran kita sempit pasti penilaian kita terhadap seseorang/sesuatu selalu ada kurangnnya. k
gunawan
02/03/2010
mending suruh Uya Kuya atau romy rafael menghipnotis para pejabat yg trlibat kasus century. Biar ngaku sejujurnya, dr pd pake pansus yg ujung2nya masuk angin. Rakyat sudah bosan dg permainan politik yg ga dewasa.
mustorik
02/03/2010
Kalau Bank Century tidak diselamatkan apakah pansus mau membela Boediono dan Sri Mulyani ??? Kita sudah capai mendengarkan perdebatan yg sangat menguras tenaga dan pikiran...kapan kerjanya kalau hanya berdebat melulu...kalau mau diselidiki periksalah ali
torque
02/03/2010
100% setuju, kita yg lihat aja cape... koq bisanya debat melulu kapan kerjanya???
redi
01/03/2010
dukung ibu sri mulyani dan pak budiono .. itu yang cuap2 PKI yang mau ngerusak Indonesia.. pokoke dukung sepenuhnya buat pemerintahan Pak SBY...
asri
01/03/2010
setuju pakk..mending kerja drpd ngomong muyu nguras energi..
bonek mania
01/03/2010
oooooooooooooooooh begitu to dasar gak jauh dr nepotisme . what for reformasi ????????????????
sumanto
01/03/2010
ya iyalah, secara ipar geto loh...
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar