Korupsi

Harta Turun Rp 2 Miliar,Fadel Menteri Terkaya

"Terjadi pengurangan karena saya banyak menjual perusahaan-perusahaan dan saham-saham."

Jum'at, 5 Maret 2010, 14:04 WIB
Arry Anggadha, Nur Farida Ahniar
Fadel Muhamad (ANTARA/Debby Mano)

VIVAnews - Menteri Kelautan dan Perikanan, Fadel Muhammad, tercatat sebagai menteri terkaya dalam Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II. Harta mantan Gubernur Gorontalo itu mencapai Rp 119,8 miliar.

"Terjadi sedikit pengurangan di masa lalu," kata Fadel saat mengumumkan hartanya di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat 5 Maret 2010.

Fadel memaparkan, posisi per 29 Januari 2010, harta Fadel mencapai Rp 119,8 miliar dan US$ 235.652. Jumlah ini turun dari saat Fadel melaporkan kekayaannya pada 3 Juli 2006. Harta Fadel tercatat mencapai Rp 121,4 miliar dan US$ 92,6 ribu.

Menurut Fadel, hartanya itu terdiri dari harta tidak bergerak dengan jumlah Rp 43 miliar. Harta tidak bergerak Fadel mengalami peningkatan dibanding 2006 yang hanya Rp 25 miliar. "Memang terjadi kenaikan dari harta tidak bergerak, NJOP yang besar sekali," jelasnya.

Menurut Fadel, berkurangnya harta terjadi pada surat berharga. Pada 2010, surat berharga Fadel tercatat Rp 76 miliar. "Terjadi pengurangan karena saya banyak menjual perusahaan-perusahaan dan saham-saham," jelasnya.

Sementara itu, harta Menkopolkam Djoko Suyanto naik Rp 11,318 miliar dalam 4 tahun. Harta kekayaan Djoko per 9 Desember 2009 sebesar Rp 17,217 miliar atau naik RP 11,318 miliar dibanding 31 Desember 2005 sebesar Rp 5,899 miliar.

Harta tersebut terdiri harta tak bergerak berupa tanah sebesar Rp 2,976 miliar, harta bergerak yaitu transportasi sebesar RP 1,4 miliar, harta bergerak RP 427 juta. Djoko juga memiliki obligasi republik Indonenesia Rp 4 miliar, giro dan setara kas lainnya Rp 8,414 miliar dan US$ 40 ribu.

Sementara untuk harta Mensesneg Sudi Silalahi meningkat Rp 2,569 miliar dalam 5 tahun. Tercatat harta kekayaan per 24 Desember 2009 sebesar Rp 3,569 miliar dan US$ 13.500 dibanding per 5 November 2004 sebesar Rp 1,000,175 miliar.

Harta kekayaan itu terdiri dari harta tak bergerak RP 1,596 miliar, alat transportasi Rp 515 juta, harta bergerak Rp 95,334 juta, giro dan setara kas lainnya Rp 1,362 miliar.

• VIVAnews
Rating
Komentar
vonneey
05/03/2010
menjadi kaya adalah hak setiap manusia, jangan lihat caranya, toh masing2 orang punya cara dan punya nasib berbeda...
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ