VIVAnews - Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai desakan terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk segera melakukan uji kelayakah dan kepatutan (fit and proper test) Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) syarat kepentingan politik.
"Ini ada kepentingan politik untuk menempatkan orang yang dipercaya dan dapat mengamankan golongan politik tertentu," kata Koordiantor ICW Danang Widoyoko di Kantor ICW, Jakarta, Minggu 7 Maret 2010.
Menurut dia, empat pimpinan KPK yang ada sekarang sudah cukup sehingga tidak perlu dicari orang untuk mengisi posisi yang kosong. Apalagi masa jabatan pimpinan KPK periode saat ini akan habis pada tahun depan.
hadi.suprapto@vivanews.com