Potong Anggaran KPK, Akal DPR Tak Sehat
Bila pemotongan anggaran diputuskan, maka korupsi tumbuh pesat.
Selasa, 16 Maret 2010, 15:26 WIB
Ismoko Widjaya, Aries Setiawan
Gerakan Cinta Indonesia Cinta KPK (Antara)
VIVAnews - Isu tentang rencana pemotongan anggaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhembus di antara sejumlah anggota DPR. Indonesia Corruption Watch (ICW) menyesalkan bila akhirnya itu diputuskan DPR.
"Kita minta DPR untuk menggunakan akal sehatnya dalam berpolitik," kata Koordinator Divisi Hukum dan Monitoring Pengadilan ICW Febri Diansyah di Galeri Kafe, Cikini, Jakarta, Selasa 16 Maret 2010.
ICW sangat menyesalkan bila keputusan pemotongan anggaran KPK itu akhirnya diketok palu. Bila pemotongan anggaran diputuskan, maka yang terjadi adalah mendukung korupsi.
"Jika benar ini dilakukan itu sama dengan melawan pemberantasan tindak pidana korupsi yang dilakukan KPK," kata dia.
Sebelumnya, anggota Fraksi Gerindra Ahmad Muzani menilai anggaran KPK disarankan dipotong apabila tidak serius dan tidak optimal dalam melaksanakan rekomendasi pansus angket Century DPR.
"Kalau KPK tidak maksimal mungkin Badan Anggaran DPR perlu mempertimbangkan usulan itu (pemotongan anggaran)," ujar Ahmad Muzani, yang juga anggota pansus Century dari Fraksi Gerindra.
ismoko.widjaya@vivanews.com
• VIVAnews
2gno
17/03/2010
Tuh kan, emang DPR itu tidk konsisten. Orang lain suruh kerja rodi, dia sendiri sedikit kerja, banyak ngomong dan duit/anggaran. Kan dia yg punya hak budget
ahmad
17/03/2010
Anggota DPR yang terhormat, tugas pansus sudah selesai, fakta dan rekomendasi sedang dipelajari instansi terkait, anda tinggal memantau.
Sekarang sudah saatnya anda kembali mengerjakan tugas pokok sebagai anggota dewan. Jangan sampai tugas legislasi digeb
BANGS*T
17/03/2010
DPR takut kalo Anggaran KPK cukup nanti bisa mbalik dipake untuk meriksa maling-maling di Senayan.Tinjau ulang Hak Budget DPR, karena bisa dipolitisir. DASAR BANGS*T!!
gogon
17/03/2010
Ini sama saja dengan pemaksaan perkara dong. apa ukuran 'serius' menurut politisi2 kita ini? apakah serius itu berarti harus sesuai keinginan Senayan, kalo gak terbukti lalu dicap tidak serius?
bagaimana kalo kita polling saja,apakah dpr sudah mewakili s
indra
16/03/2010
TAMAN KANAK2...klo gak dturuti kemauanny, pake ngancem2...gmn klo anggaran kalian aja yg dipotong, soalny negara cm hamburin duit aja untuk sesuatu yg gak brguna...msh mending KPK yg sudah bnyk mngungkp kasus korupsi...weleh2, mau jd apa negara kita ini k
lifasita
16/03/2010
DPR itu sumber koruptor , makanya takut pada KPK ,dalihnya usulan anggaran dipotong.
1012
16/03/2010
memang anggota2 DPR yg mengusulkan utk pemotongan anggaran KPK ini uda ga punya otak.!!!!! anggaran KPK dipotong terus mereka lakukan studi banding ke luar negri habiskan beratus2 juta!! HEBAT!!!!!!!!
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar