Korupsi

Kaligis Luncurkan 'Korupsi Bibit & Chandra'

OC menilai banyak kejanggalan dalam perkara yang melilit dua petinggi KPK, Bibit-Chandra.

Senin, 29 Maret 2010, 11:36 WIB
Ismoko Widjaya
Korupsi Bibit & Chandra  

VIVAnews - Pengacara senior OC Kaligis meluncurkan buku berjudul 'Korupsi Bibit & Chandra'. Acara peluncuran buku bersampul siluet merah-hitam wajah Bibit dan Chandra itu, akan digelar petang ini di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.

OC menilai banyak kejanggalan dalam perkara yang melilit dua petinggi KPK, Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Riyanto.

"Untuk kasus Bibit dan Chandra, Presiden dipaksa menghentikan penyidikan dan penuntutan. Padahal itu bukan wewenang Presiden," tulis OC Kaligis dalam Kata Pengantar buku setebal 632 halaman itu.

Buku yang berisi 15 bab itu menampilkan testimoni lengkap sembilan poin yang ditulis mantan Ketua KPK Antasari Azhar.

Pengacara yang kerap disapa OC ini juga menyuguhkan keterangan saksi-saksi dan ahli dalam kasus yang menyedot perhatian masyarakat ini.

Sebanyak keterangan 22 saksi disuguhkan OC dalam buku ini. Termasuk kesaksian dari para penyidik KPK yang belum pernah diungkap media.

Dalam kasus ini, OC menilai, "KPK menjadi superbody di dalam proses penegakan hukum dikarenakan tidak adanya pengawasan".

ismoko.widjaya@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
yossysuparyo
29/09/2011
jangan berkomentar buruk tentang OC Kaligis, nanti diedit sama redaksi lo
Balas   • Laporkan
r4pro
13/05/2010
Selain itua, cover buku ini MEMBAJAK salah satu karya anak bangsa kita yang kreatif. http://racuntikus.deviantart.com/art/bebaskan-bibit-chandra-142183160
Balas   • Laporkan
okks
03/05/2010
cover bukunya tidak resmi. Grafis Bibit & Chandra yang Diplintir http://ow.ly/1Gh70 (via @kdri) ANTI-TANK OFFICIAL PUBLIC ANNOUNCEMENT http://ow.ly/1Ghaa
Balas   • Laporkan
radi
29/03/2010
maksudnya apa pak OC???saya setuju dengan komen Sdr. Wildan...anda seperti itu karena anda tidak pernah menang kasus pada waktu melawan KPK bukan????
Balas   • Laporkan
dijamin
29/03/2010
maaf, tapi menurut opini saya pribadi, buku ini sampah
Balas   • Laporkan
wildan
29/03/2010
Tujuannya apa pak OC? Kita tahu tdk ada yg bersih di republik ini, tp Setidaknya, KPK lebih dapat dipercaya daripd Pengacara, POLRI, Jaksa, politikus.....
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ