VIVAnews - Mantan Menteri Kehakiman dan HAM Yusril Ihza Mahendra menyatakan akan pasang badan, bahkan akan melawan sampai mati jika Kejaksaan Agung melakukan penahanan terhadap dirinya terkait kasus dugaan korupsi Sistem Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum).
"Kalau saya sampai ditahan, saya akan melawan. Pokoknya, mati satu mati semua. Saya tidak mau terus-menerus diperlakukan sewenang-wenang. Apalagi dalam kasus ini, bukan Hartono Tanoesoedibyo yang dijadikan target, tetapi saya," ujar Yusril kepada wartawan.
Ia juga menyatakan, upaya menyeret dirinya dalam kasus ini, sangat kental nuansa politiknya. Bahkan, Ia menyebutkan ada lima anggota DPR yang mendatangi Kejaksaan Agung untuk menemui Jaksa Agung Hendarman Supandji.
Kejaksaan Agung, hari ini, dijadwalkan akan memeriksa Yusril Ihza Mahendra dan pengusaha Hartono Tanoesudibyo. "Jam 9 jadwalnya," kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung Didiek Darmanto, Kamis 1 Juli 2010. "Sebagai tersangka."
Menurut Didiek, penyidik belum mengagendakan pemeriksaan saksi hari ini. "Baru dua tersangka ini dulu," kata dia.
Keduanya diduga kejaksaan ikut bertanggun jawab pada uang yang seharusnya masuk kas negara mencapai Rp 400 miliar lebih. Uang ini berasal dari dana masyarakat yang ditarik saat menggunakan layanan online Sisminbakum. (sj)
Malu-maluin! Kalau salah ya salah. Bukan harus ngelawan. Kalau istilah ngelawan dilembagakan, semua koruptor juga bisa menggunakan cara yang sama dengan ngelawan. Inget dong Yusril, mbok tahu diri.....
maling atau tidak itu ada dhati anda.tapi saya berkeyakinan sepandai-pandai menyimpan bangkai tercium juga.ada asap karena ada api.kalau makan kekenyangan pasti akan muntah.mungkin ini yang di sebut dengan karma.kita lihat saja nanti siapa yang benar.saya
Memang kalau Pak yusril tdk bersalah anda berani sumpah pocong menurut agama islam ............
kenapa saudara melawan memang ngga tau malu orang indonesia sama seperti jaksa yang bentak-bentak Pak Antasari Tau - taunya juga Korupsi tuh jaksa orang medan
Fenomena aparat hukum spt kehilangan kekuatan n wewenang moral u menegakkan hkm kr masy menilai krisis moralitas dlm institusi. Stlh Susno, kini Yusril melakukan gerakan perlawanan.