VIVAnews - Proses seleksi terhadap 145 calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus dilakukan.
"Hari ini pukul 09.00, para calon akan menjalani tes pembuatan makalah, tempatnya di Kementerian Hukum dan HAM," kata Anggota Panitia Seleksi Pimpinan KPK, Erry Riyana Hardjapamekas, saat dihubungi VIVAnews.
Menurut mantan pimpinan KPK itu, para calon akan diminta membuat makalah langsung atau 'on the spot' di lokasi tes. "Kemungkinan minggu depan sudah bisa diumumkan hasilnya," tambah dia.
Sebelumnya, Ketua Panitia Seleksi Pimpinan KPK, Patrialis Akbar menjelaskan, tema makalah akan diberikan di tempat, sehingga para calon tidak mengetahui materi yang akan diujikan.
"Peserta boleh membawa laptop dan buku referensi. Tapi laptop itu harus kosong. Waktu maksimal penyusunan makalah ialah empat jam. Namun boleh saja bila sudah selesai sebelum itu," kata Patrialis, Rabu 21 Juli 2010.
Selanjutnya, seluruh berkas makalah itu akan diserahkan ke pihak Universitas Indonesia untuk dievaluasi dan diperiksa selama lima hari.
"Nama peserta akan kami potong supaya penilai tidak subyektif," tutur Patrialis. Dari evaluasi terhadap makalah itu, nantinya akan ada sejumlah calon yang gugur, sehingga calon yang masuk ke tahap selanjutnya akan menyusut jumlahnya.
Di tahap selanjutnya, peserta yang lolos akan menghadapi wawancara. Seusai wawancara, Pansel KPK akan menerjunkan tim untuk melakukan investigasi lapangan guna menyelidiki latar belakang dan reputasi masing-masing kandidat. (sj)