Korupsi

Presiden Panggil Kapolri Soal Rekening Gendut

Presiden meminta Kapolri kembali memperjelas, mempertegas kasus rekening itu.

Kamis, 29 Juli 2010, 13:36 WIB
Arry Anggadha, Ita Lismawati F. Malau
  (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah memanggil Kepala Kepolisian RI, Jenderal Bambang Hendarso Danuri.

Presiden meminta kepada Kapolri untuk menjelaskan mengenai kasus rekening jumbo yang diduga dimiliki perwira tinggi Polri.

"Presiden SBY telah memanggil dan meminta penjelasan dari Kapolri pada Sabtu lalu," kata Staf Khusus Presiden Bidang Hukum, Denny Indrayana, di Jakarta, Kamis 29 Juli 2010.

Menurut Denny, Presiden meminta kepada Kapolri untuk kembali memperjelas, mempertegas keterangan terkait masalah rekening tersebut kepada publik. Penjelasan yang diberikan kepolisian sebelumnya masih mengundang pertanyaan.

"Presiden menegaskan adalah sangat penting kepolisian menuntaskan masalah ini, agar masyarakat tidak kehilangan kepercayaan kepada kepolisian. Bagaimanapun tanpa kepercayaan masyarakat, kerja kepolisian akan banyak yang terkendala," paparnya. (umi)

• VIVAnews
Rating
Komentar
rakyat
30/07/2010
Yang jelas kenapa sih polri takut dibongkar rekening gendut para jenderal tersebut, kalau ngak merasa salah jangan takut gitulah !! kalau takut berarti benar ada masalah dengan rekening gendut para jenderal tersebut,
Balas   • Laporkan
2gino
30/07/2010
Buktikan polisi mau bereformasi. P Presiden, anda hrs keras, jangan hanya tegas. Kenapa seorang pejabat bs begitu. Kata berbisnis. Masa Allah, kan ada ketentuan PNS saja yg mulai gol III/d kalau berbisnis hrs ijin presiden. Kok pol bisnis angkutan dibiari
Balas   • Laporkan
Jurig
30/07/2010
aku yakin yg diusulin jadi kapolri pasti kroni meraka hingga bisa "mengamankan" celeng gendut...
Balas   • Laporkan
martini subagyo
29/07/2010
sy keragukan hasilnya, wong polisi kayaknya sudag tidak punya rasa malu, keterangannya mencla-mencle. Kalo sy presiden kapolri sementara non job, bikin tim independen biar kepercayaan meningkat. Sy terus terang pesimis ada hasil kalau tidak ada action Sby
Balas   • Laporkan
yudi
29/07/2010
Udah rahasia umum klu jendral kita kaya2, tinggal ketegasan dari pemimpin dalam menegakan hukum. mari jaga lingkungan sekaligus nambah penghasilan, klik www.sedotsuper.co.cc
Balas   • Laporkan
pesimis
29/07/2010
paling2 kesimpulannya : Wajar dan tidak ditemukan hal2 yg menyimpang..
Balas   • Laporkan
Hari
29/07/2010
POLRI itu dari masa kemasa TETAP SAJA TIDAK BERUBAH & MENANG SENDIRI... Kompolnas bubar ajalah, ndak ada fungsinya sich....
Balas   • Laporkan
sumar
29/07/2010
Presiden Harus Bentuk suatu komisi yg sifatnya independen seperti KPK,tapi tugas pokok komisi hanya buat kepolisian doank,,bagi saya KOMPOLNAS tidak punya GIGI alias OMPONG.jika terbukti bersalah korupsi/menyalahgunakan wewenang,hukum mati aja.
Balas   • Laporkan
bambang oke
29/07/2010
dijamin ga bakalan terungkap....ngeles. ini kapolri kan pinter
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ