Korupsi

RI-Vietnam Saling Tukar Informasi Intelijen

Beberapa informasi rahasia yang dipertukarkan terkait pencucian uang dan pendanaan teroris

Kamis, 19 Agustus 2010, 15:41 WIB
Ita Lismawati F. Malau
Kepala PPATK Yunus Husein (Antara/ Rosa Panggabean)

VIVAnews - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menggaet Vietnam dalam kerja sama pertukaran informasi intelijen. Beberapa informasi rahasia yang dipertukarkan terkait keuangan, pencucian uang, dan pendanaan terorisme.

Dalam siaran pers yang diterima VIVAnews, Kamis 19 Agustus 2010. Kerja sama ini diteken Kepala PPATK Yunus Husein dan Deputy Director General Banking Supervisory Agency Director of Anti Money Laundering Department State Bank of Vietnam, Dao Quac Tinh, kemarin.

Dalam rilis disebutkan masing-masing lembaga diwajibkan menjaga kerahasiaan informasi yang didapat dair hasil pertukaran. Selain itu, informasi yang saling ditukar pun tidak bisa dijadikan  barang bukti di pengadilan.

"Informasi tidak dapat diteruskan kepada pihak manapun tanpa izin tertulis dari pemilik informasi, serta masing-masing lembaga dapat menolak untuk memberikan informasi yang diminta apabila bertentangan dengan kepentingan negara masing-masing."

Vietnam merupakan salah satu negara kecil yang terletak di kawasan Asia Tenggara. Pada tahun 1986, Partai Komunis Vietnam menerapkan reformasi pasar bebas yang dikenal sebagai Renovasi.

Meski kekuasaan negara tetap dominan, kepemilikan swasta atas pertanian dan usaha-usaha lainnya dapat dimungkinkan, serta deregulasi dan investasi asing terus dipacu oleh Pemerintah Vietnam.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ