KPK Tak Mau Tanggapi Fahri Hamzah
"Kerja kita tetap profesional dalam melakukan tugas dan kewenangan."
Senin, 30 Agustus 2010, 12:46 WIB
Arry Anggadha, Aries Setiawan
Politisi PKS Fahri Hamzah (www.fahrihamzah.com)
VIVAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai, pernyataan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah di twitter tak perlu ditanggapi serius.
"Kita punya pekerjaan yang lebih penting dari pada sekedar menanggapi twitter," ujar Juru Bicara KPK Johan Budi SP, di gedung KPK, Jakarta, Senin 30 Agustus 2010.
Pernyataan Wakil Ketua Komisi III ini dinilai Johan tidak memiliki dasar. Pasalnya, hingga saat ini, KPK masih terus melakukan tugasnya secara profesional. "Kerja kita tetap profesional dalam melakukan tugas dan kewenangan, baik pencegahan maupun penindakan," ucapnya.
Terkait koordinasi dengan berbagai lembaga penegak hukum, menurut Johan, KPK selalu melakukannya.
Dalam twitternya, Fahri juga menyatakan, KPK sebagai lembaga pemberantasan korupsi yang digaji tinggi dari APBN. "Kalian digaji besar...gaji satpam KPK sama dengan gaji kombes atau malah pati...jangan sok jago...kalian juga anak bangsa kalian sendiri!".
Terkait pernyataan tersebut, Johan menyatakan, Fahri sok tahu. "Ya enggaklah, emang dia tahu gaji kombes dan kompol? Kita kan untuk satpam pakai tenaga outsourcing semua ada perjanjiannya," jelas Johan. (hs)
soccerman
05/09/2010
PKS dengan dengan bangganya bicara partai bersih sekarang harus evaluasi diri..... kade-kadernya perlu diajari etika berbicara yang santun...............
edy prasetyo
05/09/2010
om fahri bilang begitu mungkin spy dipilih oleh para koruptor pd pemilu 2014 nanti.......indonesia loves kpk!
hendra
31/08/2010
itu teriak2 supaya melamahkan KPK, bagi anggota DPR adanya KPK sangat merugikan tidak bisa lagi se enaknya ambil uang rakyat untuk mengganti biaya kampanye dan setoran partai yang cukup tinggi....
Fahrul
31/08/2010
Dahulu waktu di pansus Century paling ngebet tuh memeriksa kasus in. Eh,ternyata dia juga ada sangkutan dengan kasus korupsi Departemen Kelautan dan Perikanan ya. Dasar politisi banyak omong tapi kelakuannya naudzubillah min zalik
dow jones
31/08/2010
Goodbye PKS
prawira
30/08/2010
Kenapa kita ikut2an Om fahri??? mengkrtik dengan kata2 yang ga pantas buat diucapkan!!!!!
Ade Hamzah
30/08/2010
Besar mulut, keliru mindset ! KPK jalan terus, ga usah banyak omong, do more talk less is much better
menangtanpongasorake
30/08/2010
atas gw komen kok berkali-kali, internet lho lemot ya...dasar "bekicot" lo..., KPK memang lagi melempem wajar klo dikritik, lagian KPK bukan lembaga dewa bung.
wongapik
30/08/2010
Mas fahri tong kalau komen yang konstruktif and santun sesuai trade mark PKS. Untuk temen2 sabar ya ini kan bulan puasa
wongapik
30/08/2010
Sssst...Komen mbok sing apik2 wae to mas. Ini kan builan puasa. Untuk mas fahri tolong jaga konstituen Anda di Daerah. Kasihan kalau mereka ikut disalahkan karena koment2 Anda yang Nyleneh. Keep peace Man!!!
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar