Korupsi

Din Syamsuddin Titip Busyro ke Fraksi PKS

Busyro Muqoddas adalah kader Muhammadiyah yang terpilih sebagai calon pimpinan KPK.

Senin, 30 Agustus 2010, 17:00 WIB
Arry Anggadha, Suryanta Bakti Susila
Ketua Komisi Yudisial Busyro Muqoddas (Antara/ Prasetyo Utomo)

VIVAnews - Ketua PP Muhammadiyah, Din Syamsudin, melontarkan harapan agar Fraksi Partai Keadilan Sejahtera mendukung Busyro Muqoddas dalam uji kelayakan dan kepatutan oleh DPR.

Din berharap aspirasi itu bisa diwadahi PKS. Menurut dia, Busyro merupakan kader Muhammadiyah yang memiliki integritas dan kredibilitas bisa diandalkan dalam pemberantasan korupsi.

"Kami akan bersyukur, ya ada kader Muhammadiyah memimpin lembaga anti korupsi yang organisasi ini juga konsen di dalamnya," kata Din, Senin 30 Agustus 2010.

Kok titipnya ke PKS? "Bukan titipan, hanya bisik-bisik," ujar Din usai acara pertemuan.

Sementara itu Sekretaris Jenderal PKS Anis Matta mengatakan akan mempertimbangkan bisikan Din Syamsudin itu. "Akan kita pertimbangkan," ujar Anis usai acara.

Anis menjelaskan fraksinya masih mengkaji dua nama calon pengganti pimpinan KPK yang disodorkan pansel. "Kita sedang mengakaji keduanya," katanya.

Dari dua nama itu, kata dia, PKS belum menentukan memilih yang mana.

Sebagai catatan, Busyro Muqoddas sebelum menjadi Ketua Komisi Yudisial dikenal dekat dengan PKS. Dia pernah didukung oleh PKS ketika maju sebagai anggota DPD daerah pemilihan Yogyakarta pada 2004. Ketika itu, PKS berkampanye partai dan Busyro sekaligus. Sementara Muhammadiyah memiliki calon sendiri yang kemudian menang. Namun, ketika itu kalah. Busyro hanya menempati posisi kelima.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
fransiscus
31/08/2010
Sebetulnya melihat sejarah antara KPK dan PKS memiliki kesamaan. Sama2 lembaga yang konsisten anti korupsi. Lihatlah dari anggota2 dewan mulai pusat sampai daerah sangat sangatlah sedikit dari PKS yang menjadi "pasien" KPK. Kalau partai lain??? Buanyak !!
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ