Korupsi

SBY Tegaskan Tak Intervensi Pansel KPK

"Saya percaya DPR akan memilih salah satu dari dua calon itu dengan tepat."

Selasa, 31 Agustus 2010, 16:32 WIB
Arry Anggadha, Bayu Galih
  (Biro Pers Istana Presiden/Abror Rizki)

VIVAnews - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan tidak melakukan intervensi dalam seleksi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi. Presiden menilai dua calon terpilih adalah kandidat terbaik dari hasil seleksi.

"Presiden oleh undang-undang tidak diperbolehkan melakukan intervensi apapun terkait proses seleksi," kata Presiden SBY di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa 31 Agustus 2010.

Presiden menilai, Bambang Widjojanto dan Busyro Muqoddas adalah calon yang terbaik pilihan panitia seleksi. Dua calon itu akan diajukan ke DPR untuk melalui proses uji kepatutan dan kelayakan. SBY yakin, DPR akan memilih salah satu calon untuk duduk sebagai pimpinan KPK.

"Saya percaya DPR akan memilih salah satu dari dua calon itu dengan tepat agar pada saatnya nanti siapa yang terpilih dan diangkat menjadi pimpinan KPK yang bersangkutan bisa menjalankan tugasnya," ujarnya.

Panitia Seleksi Pimpinan KPK telah memilih Bambang dan Busyro sebagai calon pimpinan KPK. Mereka akan menggantikan Antasari Azhar yang telah diberhentikan sebagai Ketua KPK. (sj)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
ismangill
06/09/2010
buat lahku percaya krn kelak akan dimintai tanggung jawab di akherat semua yang dibum[ indonesia jadi tanggung jawabmu
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ