Korupsi

KPK Dimintai Rekam Jejak Calon Kapolri

KPK belum memutuskan apakah akan memberikan rekam jejak atau hanya laporan harta.

Senin, 6 September 2010, 17:52 WIB
Arry Anggadha, Suryanta Bakti Susila
Kapolri, Bambang Hendarso Danuri (ANTARA/Ismar Patrizki)

VIVAnews - Wakil Ketua Bidang Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi, M. Jasin, mengatakan instansinya dimintai rekam jejak dan laporan harta calon Kepala Kepolisian RI.

"Ada delapan nama dari Kompolnas (Komisi Kepolisian Nasional) yang meminta rekam jejak dan laporan harta," kata Jasin di Gedung KPK, Jakarta, Senin, 6 September 2010.

Menurut Jasin, KPK belum memutuskan apakah akan memberikan rekam jejak atau hanya laporan harta. Menurut dia, data tentang rekam jejak semestinya bisa disediakan lembaga inspektorat di Mabes Polri. "Tapi belum tahu nanti akan dibicarakan," katanya.

Diberitakan sebelumnya, anggota Kompolnas Ronny Lihawa menyatakan, sudah mengirimkan surat permohonan verifikasi dua calon Kapolri yang diajukan Mabes Polri ke KPK, Komnas HAM, dan PPATK. Tujuannya, supaya rekam jejak para calon bisa ditelusuri secara transparan. (kd)

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ