Korupsi

KPK Timor Leste Berguru ke Indonesia

"Kita mendapatkan training atau pelatihan atau apa yang bisa berharga bagi Timor Leste,"

Senin, 6 September 2010, 19:08 WIB
Arry Anggadha, Suryanta Bakti Susila
  (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi mendapat kunjungan KPK Timor Leste. Negara bekas provinsi ke-27 Indonesia itu studi banding modus dan cara pemberantasan korupsi di Indonesia.

mereka adalah Deputy Prevention, Manuel Bucar; dan Direktur Education and Research, Jesuina Maria. Kedatangan dua orang pimpinan KPK itu  ditemui oleh pimpinan KPK, Haryono Umar dan M Jasin.

Manuel Bucar menjelaskan, KPK Timor Leste berdiri pada 2009 berdasarkan UU nomor 8/2009 di negara tersebut. "Kehadiran di sini sebagai bagian dari untuk mendapat pengalaman berharga dari KPK di sini. Modus operandi korupsi dan cara pemberantasan kemungkinan tidak jauh berbeda," kata Manuel Bucar di Gedung KPK, Jakarta, Senin 6 September 2010.

Manuel menuturkan, pihaknya sudah bertemu pimpinan. Hasil pertemuan itu akan menjadi pedoman untuk diterapkan di negaranya. "Kita mendapatkan training atau pelatihan atau apa yang bisa berharga bagi Timor Leste," katanya.

Menurut dia, indikasi korupsi di Timor Leste itu pada pengelolaan bantuan asing. "Ada laporan UNDP bahwa ada indikasi korupsi," katanya. (sj)

• VIVAnews
Rating
Komentar
Slamet
27/09/2010
Hahahaaaa... dulu koruptornya juga belajar di Indonesia kan?
Balas   • Laporkan
bedjo
09/09/2010
ya.... silahkan berguru saudar ku. tapi nanti jangan lah kau ngelunjak seperti tetangga sebelah sana. Disini memang tempat belajar banyak orang saudara tapi meski kami tak pernah menjadi juara. silahkan belajar disini saudaraku.
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ