VIVAnews - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengharapkan tidak adanya perpecahan masyarakat Indonesia menjelang Pemilu 2009. Masyarakat harus tetap menjaga persatuan meski berbeda pilihan partai politik.
"Mari kita jalani proses pemilihan umum dengan niat baik, guna dapat memberikan mandat yang tepat bagi putera-puteri kita," kata presiden dalam pidato peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Istana Negara Jakarta, Selasa 10 Maret 2009.
Hadir dalam peringatan itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla, sejumlah menteri kabinet Indoensia bersatu dan perwakilan negara sahabat. Presiden menekankan agar dalam proses demokasi itu, persatuan tetap dijaga.
Karena itu, Presiden mengajak seluruh lapisan masyarakat agar menggunakan hak pilihnya dalam pemilu. "Masyarakat agar dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik," harapnya.
Menurut Presiden, meski adanya persaingan antar partai politik, hal itu harus masih dalam kerangka demokrasi. Kompetisi itu, lanjut Presiden harus memiliki batas kepatutan dan memiliki etika dan tatakrama.
Untuk itu, presiden mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mensukseskan pemilu. "Mari kita bangun tradisi politik yang baik di negeri ini," ajak Presiden.