Korupsi
Survei Empat Lembaga

Hidayat Nur Wahid: Lembaga Survei Bukan Tuhan

"Lembaga survei bukan Tuhan, tapi dia juga tidak pasti salah."

Kamis, 12 Maret 2009, 19:48 WIB
Arry Anggadha, Anggi Kusumadewi
Hidayat Nur Wahid (VivaNews/ Tri Saputro)

VIVAnews - Partai Keadilan Sejahtera dan Hidayat Nur Wahid menempati urutan bawah dalam survei yang dilakukan empat lembaga. Namun, anggota Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera, Hidayat Nur Wahid, menilai hasil survei tidak dapat dijadikan patokan.

"Lembaga survei bukan Tuhan," kata Hidayat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis 12 Maret 2009. "PKS tidak menafikan atau antipati dengan lembaga survei, kami juga tidak mengkultuskannya."

Berdasarkan hasil survei, PKS menempati urutan kelima pemenang pemilu. PKS berada di bawah Partai Demokrat, PDIP, Partai Golkar, dan PPP. Sedangkan dalam percaturan calon presiden, Hidayat Nur Wahid menempati urutan ketujuh. Hidayat kalah jauh dari Susilo Bambang Yudhoyono, Megawati Soekarnoputri, Sri Sultan Hamengku Buwono, Prabowo, Wiranto, dan Amien Rais.

Menurut Hidayat, sering kali hasil survei tidak sama dengan hasil pemilu. Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat ini mencontohkan pada Pemilu 2004, lembaga survei menyebutkan PKS hanya akan mengalami kenaikan 2,9 persen, tapi yang terjadi justru naik 7,4 persen.

Pada Pilkada Jakarta, lanjut Hidayat, seluruh lembaga survei mengatakan PKS hanya akan mendapat 29 persen. Tapi yang terjadi PKS mendapat 42 persen. Hal yang sama terjadi pada Pilkada Jabar. Semua lembaga survei mengatakan PKS akan beada pada urutan ketiga. "Tapi PKS justru menang, jadi sekali lagi lembaga survei bukan Tuhan, tapi dia juga tidak pasti salah," ujarnya.

Meski berada pada posisi bawah, lanjut Hidayat, PKS sering diajak berkoalisi. Pada 2004, PKS bahkan diajak berkoalisi dengan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla. "Artinya mereka masih nyaman saja berkoalisi dengan PKS," ujarnya.

Meski demikian, Hidayat mengakui bahwa hasil survei itu dapat menjadi pelecut semangat bagi partai. "Hasil survei mestinya malah menyemangati kawan-kawan untuk bekerja keras," ujarnya.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ