VIVAnews - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi segera menjadwal ulang pemeriksaan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Departemen Keuangan Anggito Abimanyu.
"Kemarin dia sudah layangkan surat permintaan jadwal ulang itu karena dia sedang tugas," kata juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Johan Budi SP, Kamis 2 April 2009. Komisi, kata Johan, mengabulkan permintaan Anggito itu.
Namun, Johan belum bisa memastikan kapan pemeriksaan Anggito akan dilaksanakan. "Tergantung penyidik," kata Johan Budi.
Sedianya, hari ini Anggito diperiksa sebagai saksi dalam dugaan suap proyek pembangunan dermaga di Indonesia bagian Timur dengan tersangka legislator Abdul Hadi Djamal.
Saat ini, Angito tengah berada di London, Inggris. Ia menjadi salah satu wakil Pemerintah dalam pertemuan G-20.
Sebelumnya, Abdul Hadi mengatakan Anggito Abimanyu mewakili pemerintah ikut dalam pertemuan panitia anggaran pada 19 Februari 2009 yang menghasilkan keputusan menaikkan dana stimulus untuk pembangunan infrastruktur dari Rp 10,2 triliun menjadi Rp 12,2 triliun.
Setelah sempat meralat nama hotel yang sebelumnya disebut Ritz Carlton, Hadi mengatakan pertemuan dilakukan di Hotel Four Season pada 19 Februari 2009 sekitar pukul 22.00. Pertemuan yang dihadiri Anggito Abimanyu, Jhony Allen Marbun, dan Rama Pratama itu berlangsung selama dua sampai tiga jam.
Kepada VIVAnews, Anggito mengakui adanya pertemuan informal dengan Dewan Perwakilan Rakyat. Namun dia mengaku lupa pertemuan kapan dan dimana lokasi pertemuan.