Korupsi
Survei PERC

Indonesia dan Thailand Paling Korup di Asia

"Ada kemajuan nyata dalam pemberantasan korupsi di Indonesia dibawah Presiden Yudhoyono."

Kamis, 9 April 2009, 03:44 WIB
Elin Yunita Kristanti, Yudho rahardjo
Korupsi (mahkamahkonstitusi.go.id)

VIVAnews - Hasil Riset lembaga The Political and Economic Risk Consultancy (PERC) masih menempatkan Indonesia, disusul Thailand, sebagai negara terkorup di Asia. Riset tersebut dilakukan pada Maret 2009 terhadap 1.700 responden pelaku bisnis di 14 negara Asia, ditambah Australia dan Amerika Serikat.

Meski persepsi terhadap Indonesia masih negatif, PERC memberi catatan khusus pada usaha pemberantasan korupsi di Indonesia. "Ada kemajuan nyata dalam pemberantasan korupsi di Indonesia dibawah Presiden Yudhoyono," kata PERC seperti dikutip laman berita Australia, Herald Sun, Kamis 8 April 2009.

Meski demikian, nyatanya korupsi di sektor publik dan sektor privat masih tinggi. "Namun, survei terakhir kami menunjukan penduduk di Indonesia menilai dengan baik usaha Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberantas korupsi, lebih baik daripada yang dilakukan di negara lain," tambah PERC.

Kebanyakan responden survei meminta Indonesia mempertahankan keberlanjutan usaha pemberantasan korupsi.

Indonesia mendapatkan skor 8,32, dari skor terburuk 10. Sementara Thailand memperoleh skor 7,63, disusul Kamboja dengan skor 7,25, India 7,21 and Vietnam  7,11. Sedangkan Filipina yang menjadi negara terkorup tahun 2008 mendapatkan skor 7,0, atau menempati rangking enam sebagai negara terkorup di Asia. 

Sementara Singapura (1,07) , Hongkong (1,89), dan Australia (2,4) menempati tiga besar negara terbersih, meskipun ada dugaan kecurangan sektor privat. Sementara Amerika Serikat menempati urutan keempat dengan skor 2,89.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Klungsu
04/04/2011
Waduh.......cermin dari pembinaan moral/akhlak yang gagal........
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ