Korupsi
Kasus Bank Century Ponsel Disadap

Susno Bantah Minta Suap Rp 10 Miliar

"Saya ngomongnya emas 200 karung, ada triliun juga. Lalu saya bilang harus ada pentungan."

Kamis, 2 Juli 2009, 18:02 WIB
Arry Anggadha, Desy Afrianti
Kepala Badan Reserse Kriminal Komisaris Jenderal Susno Duadji (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Kepala Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian RI, Komisaris Jenderal Susno Duadji, mengaku telah disadap. Penyadapan terkait dengan adanya kabar bahwa Susno telah meminta Rp 10 miliar terkait kasus Bank Century.

"Siapa yang bilang itu, justru kalau ada yang bilang itu, ini yang akan saya usut," kata Susno di kantornya, Markas Besar Kepolisian RI, Jakarta, Kamis 2 Juli 2009.

Sebelumnya, Susno Duadji mengaku telepon selularnya telah disadap. Penyadapan diduga terkait dengan kasus penggelapan dana Bank Century.

Atas pengakuan Susno, KPK mengundang kepada masyarakat yang merasa disadap untuk datang. KPK akan menjelaskan mengenai proses penyadapan.

Susno justru becanda. Menurutnya, saat merasa disadap, dia tidak hanya meminta Rp 10 miliar. "Saya ngomongnya emas 200 karung, ada triliun juga," ujarnya. "Lalu saya bilang harus ada pentungan segala, dan ujung-ujungnya harus ada truk untuk saya tabrakkan."

Susno pun kembali menegaskan, dia tidak menerima suap Rp 10 miliar. "Terlalu kecil itu," ujarnya.

arry.anggadha@vivanews.com

• VIVAnews
Rating
Komentar
lemez
03/07/2009
kasihan tuh polisi yg lebih rendah pangkatnya, jenderalnya ngomongnya urakan,arogan dan ngawur. Indonesiaku tercinta semoga dilindungi dari kemunafikan para koruptor
Balas   • Laporkan
ilham
02/07/2009
kritik tuk bpk jenderal ini saya jarang sekali memakai seragam cokelat dengan bintang 3 dipundaknya kalo minta suap 10 m ya jagn diterima tp klo benar ya nanti gantian bpk yang masuk bui
Balas   • Laporkan
iman
02/07/2009
enteng banget jawabannnya... apa ini emang cermin polisi yang selalu mengabaikan pengusutan terhadap para personilnya.. ataukah ini hanya untuk menghancurkan institusi yang lainnya... seharusnya fakta dan buktilah... yang berbicara...
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ