Korupsi

'Naga Bonar' Laporkan Dugaan Korupsi di KPU

"Alokasi IT KPU senilai Rp 800 miliar. Padahal pengadaan itu hanya butuh Rp 120 miliar."

Selasa, 7 Juli 2009, 17:42 WIB
Ita Lismawati F. Malau, Yudho Rahardjo
Deddy Mizwar (facebook.com)

VIVAnews - Pemeran 'Jenderal Naga Bonar' Deddy Mizwar dan Mayor Jenderal (Purn) Saurip Kadi melaporkan sejumlah dugaan korupsi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Salah satu dugaan korupsi yang dilaporkan adalah pengadaan teknologi informatika Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Alokasi IT KPU senilai Rp 800 miliar. Sebenarnya, pengadaan itu hanya membutuhkan dana Rp 120 miliar," kata Saurip Kadi kepada wartawan usai melapor ke KPK, Selasa 7 Juli 2009.

Siang tadi, Deddy mengatakan,"Kami ke sini untuk mendesak KPK dan capres membongkar korupsi sistematik."

Selain itu, kata Saurip yang didampingi Deddy, Dewan Integritas Bangsa juga melaporkan pemutakhiran data pemilih yang menghabiskan dana Rp 958 miliar. "Sedangkan, sensus pemilih via SMS (pesan singkat) hanya mencapai Rp 17 miliar."

Saurip dan Deddy juga melaporkan sejumlah kebijakan pemerintah saat ini yang dinilai merugikan rakyat. "Kebijakan itu populis namun digunakan untuk pemenangan pemilu oleh kandidat tertentu," kata mantan Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat itu. Namun, Saurip tidak mau menyebutkan pasangan mana yang ia nilai menggunakan kebijakan itu. Saurip hanya mencontohkan kebijakan populis itu diantaranya pemberian bantuan tunai langsung (BLT), beras miskin, bantuan sosial, dan asuransi kesehatan rakyat miskin.

Saurip mengaku, laporan ke KPK itu juga dilaporkan ke calon presiden Megawati Soekarnoputri dan Jusuf Kalla.

Pada Februari 2009, Saurip dan Deddy mendeklarasikan diri sebagai calon presiden dan calon wakil presiden. "Mayjen Saurip Kadi dan saya, Jenderal Naga Bonar siap untuk mengembalikan kedaulatan di tangan rakyat," kata Deddy kala itu dalam Deklarasi Naga Bonar Jadi Calon Presiden. Namun, pasangan tidak mampu melaju ke Pemilu Presiden karena kurang dukungan.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ