VIVAnews - Kejaksaan Agung mencanangkan menggalakkan reformasi birokrasi di usianya yang ke-49. Namun, kejaksaan mengalami kendala. Karena masih banyak jaksa di daerah yang belum mengetahui reformasi birokrasi.
"Banyak yang tidak tahu. Kajati saja tidak tahu," kata Jaksa Agung Hendarman Supandji, di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu 22 Juli 2009. "Dia saja tidak tahu apalagi di bawahnya."
Hendarman pun berharap dengan digiatkannya sosialisasi mengenai reformasi birokrasi, seluruh aparat kejaksaan dapat mengetahuinya. "Karena reformasi birokrasi itu adalah wadah ikrar jaksa," ujarnya.
Sebelumnya, Hendarman menjelaskan bahwa reformasi birokrasi yang diharapkannya, aparat jaksa dapat mengacu pada kepentingan masyarakat. Menurutnya, konsep saja tidak cukup. "Perlu juga konsisten dalam pelaksanaan."