Korupsi
Bantu BPK Audit Century

PPATK: Dana Bail Out Century Cukup Besar

Dengan total aset Century yang berjumlah sekitar Rp 14 triliun, suntikan itu cukup besar.

Jum'at, 11 September 2009, 09:10 WIB
Heri Susanto
Ketua PPATK Yunus Husein (Antara/ Widodo S Jusuf)


VIVAnews - Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Yunus Husein menilai suntikan modal sebesar Rp 6,7 triliun untuk PT Bank Century merupakan angka yang cukup besar.

"Untuk bank sekelas Century, itu cukup besar," kata Yunus di sela buka puasa bersama di Jakarta, Kamis malam, 10 September 2009.

Dibandingkan dengan total aset Century yang berjumlah sekitar Rp 14 triliun pada akhir tahun lalu, suntikan modal tersebut hampir separuhnya. Itu menunjukkan betapa besarnya kerusakan di Bank Century.

Angka itu, menurut Yunus, juga cukup besar jika dibandingkan dengan setoran modal pemerintah ke Lembaga Penjamin Simpanan yang hanya Rp 4 triliun. Dia mengakui memang ada premi yang dibayarkan oleh perbankan dan hasil investasi dana LPS.

Namun, berapa jumlah suntikan modal yang wajar, Yunus mengaku tidak bisa menilai. "Itu BI yang tahu," katanya.

Untuk mengetahui mengapa bail out Century bisa menembus Rp 6,7 triliun, PPATK akan membantu Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) guna memeriksa adanya kemungkinan penyimpangan dari penyelamatan ini.

Menurut dia, Ketua BPK Anwar Nasution sudah mengirimkan pesan pendek (sms) kepada dirinya beberapa hari lalu guna meminta bantuan PPATK untuk melakukan pemeriksaan aliran dana terkait bail out Century.

"Pak Anwar mengirim sms saat dia sedang berada di Tokyo akhir pekan lalu," ujar Ketua PPATK, Yunus Husein di Jakarta, Kamis malam, 10 September 2009. "Isinya, bung Yunus tolong bantu BPK untuk audit bail out Century."

Sebelumnya, Anwar terkaget-kaget dengan suntikan modal Century yang melonjak hingga 10 kali lipat, dari semula Rp 630 miliar menjadi Rp 6,7 triliun. Karena itulah, BPK akan melakukan audit investigasi terhadap lonjakan suntikan modal tersebut.

Menurut Yunus, dalam melakukan audit terhadap penyelamatan Bank Century, BPK memang memiliki keterbatasan untuk memeriksa perbankan. "Yang punya akses ke sana adalah PPATK sehingga perlu bantuan kami, terutama jika ada transaksi yang mencurigakan."

heri.susanto@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ