Korupsi

Susno Janji Tampil Paling Depan Bela KPK

"Kalau ada yang menghacurkan KPK, kita [Polri] tampil paling depan khususnya saya."

Selasa, 15 September 2009, 13:10 WIB
Elin Yunita Kristanti, Desy Afrianti
Susno Duadji, Kabareskrim Mabes POLRI (VivaNews/ Nurlis Meuko)

VIVAnews - Kepala Badan Reserse dan Kriminal Polri, Komisaris Jenderal Susno Duadji membantah isu keretakan hubungan antara Polri, Kejaksaan Agung, dan Komisi Pemberantasan Korupsi.

"Seolah-olah Polri, KPK, dan Kejagung terjadi permusuhan, gesekan, senggolan, tidak pernah ada itu," kata Susno di Markas Besar Polri, Jalan Trunoyono, Jakarta, Selasa 15 September 2009.

Dikatakan Susno, di KPK terdapat personel dari Polri dan Kejaksaan Agung. Susno bahkan berjanji akan tampil paling depan jika ada pihak-pihak yang berusaha menghancurkan KPK.

"Ini bukan lip services. Kalau ada yang menghacurkan KPK, kita [Polri] tampil paling depan khususnya saya," tambah dia.

Dikatakan Susno, dia ikut dalam mendirikan lembaga KPK. "Dulu saya kolonel, saya mewakili Polri," kata dia.

KPK, tambah dia, harus tetap bersih dan berwibawa, tak ada gesekan. "Pimpinan, staf semua berjalan baik. Tidak ada yang menganggap musuh," kata dia.

Susno juga memuji para pimpinan KPK yang bersedia memenuhi panggilan Polri. "Mereka semua baik sama kami, patuh hukum, dipanggil mereka datang," tambah dia.

Saat ini Polri sedang mengusut kasus dugaan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan pimpinan KPK dalam kasus pencekalan Direktur PT Masaro, Anggoro Wijaya dan Djoko Tjandra.

Hari ini, dua pimpinan KPK, Chandra Hamzah dan Bibit Samad Rianto, kembali diperiksa Mabes Polri terkait dugaan penyalahgunaan kewenangan KPK tersebut.

Sejumlah pihak menduga pemeriksaan para pimpinan KPK untuk menghambat rencana KPK mengusut penggelapan di Bank Century.


Berita Terfavorit:
1. Patrick Swayze Meninggal Dunia
2. Hukum Rajam Resmi Berlaku di Aceh
3. Pasha Susul Alyssa Soebandono ke Australia?
4. Beckham Dibujuk Main untuk Blackburn
5. Bibit & Chandra Dilepas dari KPK Pukul 08.30



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
lp3bj
15/09/2009
Sejarah reformasi puncaknya mei 1998 ,koruptor tumbang ditandai dengan di dudukinya Gedung DPR oleh ratusan ribu mahasiswa, dan LAHIRLAH UU KHUSUS KPK dibayar dengan 7 nyawa mahasiswa dsb.Komisi Pemberantas Korupsi oleh sejarah memang DITAKDIRKAN men
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ