Korupsi
Adnan Buyung Nasution

"Cicak dan Buaya Kok Dibiarkan Berantem?"

Buyung: Cicak dan Buaya Kok Dibiarkan Berantem?

Jum'at, 25 September 2009, 20:19 WIB
Ita Lismawati F. Malau, Yudho Rahardjo
Adnan Buyung Nasution (ANTARA/Widodo S. Jusuf)

VIVAnews - Penasihat presiden Adnan Buyung Nasution menyayangkan wacana persaingan antara kepolisian yang kerap disimbolkan sebagai buaya dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang disimbolkan dengan cicak.

"Kenapa dibiarkan cicak buaya berantem seperti ini," kata Adnan kepada wartawan di Jakarta, Jumat 25 September 2009.

Seharusnya, kata dia, pemerintah dalam hal ini Kepala Kepolisian RI cepat-cepat menyelesaikan dan mengambil sikap tegas saat Kepala Badan Reserse Kriminal Susno Duadji dicurigai menerima uang atau hadiah.

"Dia (Susno) mengeluarkan surat yang mengizinkan keluarnya uang Century sehingga ada kecurigaan terhadap dia. Mengapa dibiarkan?" tanya Buyung lagi.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
sony
25/09/2009
Pwemerintah harus mengambil tindakan agar masalah cicakVsBuaya atau yag sejenisnya tidak menjadi berita membuat kepercayaan rakyat kurang terhadap kedua instansi, negara ini butuh orang-orang yang tulus memajukan bangsa bukan orang-orang intelek ynag suka
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ