Korupsi
Penunjukan Pimpinan Sementara KPK

Tim Perumus Telah Hubungi Para Calon

"Biarkan mereka merenungkan dulu dengan keluarganya," kata Buyung.

Sabtu, 26 September 2009, 10:39 WIB
Ita Lismawati F. Malau, Purborini
Adnan Buyung Nasution (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Tim Lima telah menghubungi beberapa calon pemimpin pelaksana tugas (plt) Komisi Pemberantasan Korupsi. "Sedang dalam proses, ada di benak nama kami," kata Anggota Tim Lima Adnan Buyung Nasution di kantor Dewan Pertimbangan Presiden, Jakarta, Sabtu 26 September 2009.

Namun ia tidak mau menyebutkan nama-nama yang telah dihubungi tersebut. "Biarkan mereka merenungkan dulu dengan keluarganya," kata Buyung. Hal ini dilakukan, kata Buyung, "Karena jadi pimpinan KPK itu ada resikonya." Calon yang dipilih, kata dia, salah satunya harus pakar hukum. "Karena urusan KPK banyak bersentuhan dengan hukum."

Tim Lima bertugas untuk merekomendasikan tiga nama pimpinan sementar Komisi Pemberantasan Korupsi. Tim yang diketuai oleh Menteri Politik Hukum dan HAM Widodo AS beranggotakan Menteri Hukum dan HAM Andi Mattalatta, Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Adnan Buyung Nasution, Ketua Dewan Eksekutif Transparency International Indonesia Todung Mulya Lubis, dan Mantan Pimpinan KPK periode pertama Taufiequrrahman Ruki.

Tim dibentuk guna mengisi kekosongan akibat status tersangka dan kepada tiga dari lima pimpinan Komisi dan dinonaktifkan dari jabatannya. Antara lain Antasari Azhar. Ia tersandung dalam kasus pembunuhan berencana Direktur PT Rajawali Putra Banjaran Nasrudin.

Sementara Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Riyanto ditetapkan tersangka penyalahgunaan kewenangan dan menerima suap ketika menerapkan status cekal terhadap pemilik saham PT Masaro Radiokom
Anggoro Widjaja dan pencabutan cekal terhadap pemilik PT Era Giat Prima Joko Soegiarto Tjandra.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ