Korupsi

Abdul Rahman Saleh Masuk Bursa Pimpinan KPK

Masuknya nama Sutanto dalam bursa dikecam. "Dia lebih terdengar dalam pemberantasan judi."

Rabu, 30 September 2009, 12:31 WIB
Arry Anggadha, Muhammad Hasits
Tim Lima Untuk Memilih Pimpinan KPK (ANTARA/Yudhi Mahatma)

VIVAnews - Tim Lima hingga kini masih merumuskan siapa tiga calon yang bakal masuk menjadi pimpinan sementara Komisi Pemberantasan Korupsi. Sejumlah nama pun beredar bakal masuk ke komisi antikorupsi itu.

"Ada nama seperti Abdul Rahman Saleh (mantan Jaksa Agung), Sutanto (mantan Kapolri, dan Wisnu Subroto (mantan Jamintel) disebut-sebut masuk rekomendasi," kata peneliti Indonesia Corruption Watch, Adnan Topan Husodo, di Gedung YLBHI, Jakarta, Rabu 30 September 2009.

Abdul Rahman Saleh, adalah mantan Jaksa Agung periode 2004-2007. Pria yang akrab disapa Arman ini juga pernah menjadi hakim agung pada 1999-2004.

Sebelumnya, Tim Lima mengakui sudah mengantongi tiga nama. Mereka berasal dari internal KPK, mantan pimpinan KPK, dan unsur di luar kejaksaan dan kepolisian.

Selain nama itu, lanjut Adnan, juga muncul dua nama mantan pimpinan KPK, Tumpak Hatorangan Panggabean dan Amien Sunaryadi. "Sedangkan dari internal KPK belum terdengar siapa namanya," ujarnya.

Masuknya nama Sutanto dalam bursa dikecam Adnan. Menurutnya, Sutanto sama sekali tidak memiliki rekam jejak dalam pemberantasan korupsi. "Dia lebih terdengar dalam upaya pemberantasan judi," ujarnya.

Tim perumus ini bertugas untuk merekomendasikan tiga nama pimpinan sementara KPK. Tim ini terdiri dari Adnan Buyung Nasution, Menteri Hukum dan HAM Andi Mattalatta, Menkopolhukam Widodo AS, pengacara Todung Mulya Lubis, dan mantan Ketua KPK Taufiequrrachman Ruki.

Tiga dari lima pimpinan KPK saat ini berstatus tersangka dan dinonaktifkan dari jabatannya. Ketua KPK Antasari Azhar tersandung kasus pembunuhan bos PT Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen. Sedangkan, Chandra dan Bibit diduga telah menyalahgunakan wewenang saat mencekal bos Masaro Radiokom, Anggoro Widjojo, dan mencabut cekal mantan bos PT Era Giat Prima, Joko Soegiarto Tjandra.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ